Presiden Pastikan Tetap Gelar PON Papua 2021

Pemerintah belum berpikir terkait penundaan PON.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 14 Jul 2021 11:01 WIB

Author

Heru Haetami

Presiden Pastikan Tetap Gelar PON Papua 2021

Deputi Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta, meninjau Stadion Lukas Enembe, di Sentani, Papua, Selasa (2/2/21). Foto: Dok/Kemenpora.go.id

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo menyatakan tetap akan menggelar Pekan Olah Raga Nasional (PON) di Papua.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali usai rapat terbatas bersama presiden, membahas persiapan PON Papua 2021, Selasa, 13 Juli 2021.

"Presiden memutuskan tetap lanjut karena laporan yang disampaikan para menteri, gubernur dan Ketua KONI memang kita masih bisa jalan kecuali suatu saat nanti ada situasi yang lebih dari yang kita perkirakan sebelumnya, tentu pemerintah akan mengambil keputusan. Keputusan ada di tangan presiden, kami melaksanakan sesuai tugas kami masing-masing," kata Amali.

Menpora Zainudin Amali mengatakan pemerintah belum berpikir terkait penundaan PON. Sebab, menurutnya bila PON 2021 ditunda, maka akan berpengaruh pada gelaran PON mendatang.

"Kami belum berpikir penundaan, kami sepakat dan setuju situasi Covid-19 jadi perhatian utama, tentu segala daya dan upaya kita kerahkan untuk mengatasinya," katanya.

Pekan Olahraga Nasional (PON) adalah ajang olahraga nasional utama yang digelar saban empat tahun sekali. Ajang ini diikuti atlet berprestasi dari 34 provinsi di Indonesia.

Tahun ini, PON akan memasuki penyelenggaraan ke-XX, yang akan digelar di Papua. PON Papua dijadwalkan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10