covid-19

Mendag Prediksi Ekonomi Digital Tumbuh Lebih Cepat dari PDB

Pertumbuhan ekonomi digital menjadi bagian yang sangat penting dari perekonomian Indonesia secara umum.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 08 Jul 2021 08:47 WIB

Mendag Prediksi Ekonomi Digital Tumbuh Lebih Cepat dari PDB

Ilustrasi ekonomi digital

KBR, Jakarta- Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag RI) Muhammad Lutfi memperkirakan perekonomian digital nasional berpotensi terus tumbuh. Menurutnya, kecepatan pertumbuhan ekonomi digital bahkan dapat lebih tinggi dari pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional.

"PDB Indonesia besarnya Rp15.400 triliun. Dan dalam 10 atau 9 tahun ke depan, pertumbuhan PDB Indonesia akan tumbuh 1,5 kali lipat menjadi Rp24 ribu triliun. Tapi pada saat yang bersamaan, ekonomi digital kita, terutama daripada perdagangan e-commerce termasuk di dalam situ, akan tumbuh dari Rp632 triliun pada tahun 2020, akan naik 8 kali lipat menjadi Rp4.531 triliun," ujar Lutfi dalam Webinar Bisnis Indonesia bertajuk 'Mid Year Economic Outlook Day #2' (07/07/21).

Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag RI) Muhammad Lutfi meyakini pertumbuhan ekonomi digital dapat meningkat 8 kali lipat dalam 9 hingga 10 tahun ke depan.

"Kalau kita melihat sekarang ini antara ekonomi Indonesia dan ekonomi digital. Ketika PDB kita tumbuh 1,5 kali, tetapi pertumbuhan dari ekonomi digital akan naik 8 kali. Ini merupakan pertumbuhan yang sangat luar biasa," tuturnya.

Kata dia, pertumbuhan ekonomi digital menjadi bagian yang sangat penting dari perekonomian Indonesia secara umum. Apalagi di masa pandemi ini, teknologi digital kian diandalkan.

"E-commerce, ekonomi digital, bukan sebuah tren yang baru. Tapi akan menjadi suatu topik pembicaraan utama di tengah perdagangan internasional. Besaran ekonomi digital akan lebih besar dan signifikan di masa mendatang," katanya.

E-commerce, salah satu sektor dari perekonomian digital menyumbang kontribusi yang besar terhadap nilai ekonomi digital Prediksinya, pencapaian dapat menyentuh angka Rp1.908 pada di 2030.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Layanan Identitas Kependudukan bagi Kelompok Transpuan

Kabar Baru Jam 8

Seruan untuk Lindungi Nakes di Daerah Rawan

Kabar Baru Jam 10