covid-19

Kemenkes: Varian Delta Menyebar di 24 Provinsi

Jejaring laboratorium yang dimiliki Kemenkes terus memantau pola sebaran varian di Indonesia.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 30 Jul 2021 08:27 WIB

Kemenkes: Varian Delta Menyebar di 24 Provinsi

Virus Korona SARS-CoV-2 atau COVID-19. Foto: CDC USA/Creative Commons

KBR, Jakarta- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa Covid-19 varian Delta telah menyebar hampir merata di Indonesia. 

Juru bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan telah memeriksa ribuan sampel dengan genome sequencing. Dari pemeriksaan itu, ditemukan tiga varian of concern yakni Alfa, Beta, dan Delta.

"Indonesia telah melaporkan sebanyak 1.019 varian of concern dari 3.647 sampel yang sudah diperiksa. Dan varian Delta ini telah mendominasi sebesar 86 persen spesimen yang dilakukan sequencing dalam 60 hari terakhir yang berasal dari 24 provinsi. Sehingga dapat dikatakan persebaran ini sudah hampir merata di Indonesia," ujar Nadia dalam konferensi pers, Rabu (28/7/2021).

Juru bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menambahkan, temuan ini menjadi perhatian serius. Menurutnya, potensi penularan akibat varian ini sangat tinggi. Sehingga menyebabkan faktor meningkatnya kematian.

Nadia mengklaim, jejaring laboratorium yang dimiliki Kemenkes terus memantau pola sebaran varian di Indonesia. Selain itu, ia meminta masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan membatasi mobilitas.

"Terus berupaya untuk melihat pola persebaran varian yang ada di Indonesia," tambahnya.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Layanan Identitas Kependudukan bagi Kelompok Transpuan

Kabar Baru Jam 8

Seruan untuk Lindungi Nakes di Daerah Rawan

Kabar Baru Jam 10