covid-19

Kasus Aktif Covid-19 di Luar Jawa-Bali Meningkat 34 Persen

"Yang menjadi perhatian pemerintah adalah yang di-highlight yaitu mulai dari Bangka Belitung, Bengkulu, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara,"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 07 Jul 2021 13:00 WIB

Kasus Aktif Covid-19 di Luar Jawa-Bali Meningkat 34 Persen

Ilustrasi: Razia protokol kesehatan mencegah penyebaran COVID-19 di Kota Kupang, NTT, Selasa (29/6/2021). (Antara/Kornelis Kaha)

KBR, Jakarta-  Kasus aktif Covid-19 di luar Jawa meningkat sekitar 30-an persen dalam sepekan terakhir. Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kenaikan terbanyak terjadi di Papua dan Kalimantan Timur. 

Dia meminta kepala daerah setempat mengetatkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

"Ini kita lihat kasus aktif di luar Jawa ini terjadi kenaikan 34 persen. Kita lihat mulai dari Aceh sampai dengan Sumatra Utara. Dan kita melihat ada kenaikan yang bervariasi. Dan yang menjadi perhatian pemerintah adalah yang di-highlight yaitu mulai dari Bangka Belitung, Bengkulu, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat yang kenaikannya relatif tinggi," ungkap Airlangga dalam konferensi pers, Rabu (07/07).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga meminta para kepala daerah mempersiapkan infrastruktur untuk pengetatan PPKM Mikro. Pemerintah daerah diharuskan meningkatkan pelacakan kasus dan pengetesan, minimal sesuai standar WHO.

PPKM Mikro di luar Jawa-Bali diperpanjang hingga 20 Juli mendatang. Dalam perpanjangan itu, ada 43 kabupaten/kota yang berada pada level asesmen 4 atau tinggi.

Pemetaan Wilayah

Sebelumnya Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM berskala Mikro khusus untuk daerah di luar Pulau Jawa dan Bali. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan Presiden Joko Widodo telah menyetujui usulan perpanjangan PPKM Mikro.

"Tadi sudah melapor ke Bapak Presiden, terkait dengan perpanjangan PPKM mikro tanggal 6 sampai 20 Juli 2021 untuk di luar Pulau Jawa Bali. Terkait dengan di luar Jawa dan Bali ini, diatur perpanjangan yang selaras dengan PPKM darurat yang ada di Jawa dan Bali," ujar Airlangga dalam konferensi pers daring di Kanal Youtube Perekonomian RI, Senin malam (5/7/2021).

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

DE-SI (Depresi to Prestasi)

War On Drugs

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10