covid-19

Dampak Covid-19, Kunjungan Wisman Masih Menurun

Jumlah ini menurun drastis sebesar 77,62 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama 2020.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 02 Jul 2021 11:38 WIB

Dampak Covid-19, Kunjungan Wisman Masih Menurun

Sejumlah wisatawan mancanegara berwisata di Pantai Tanjung Aan, Lombok Tengah, NTB. Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada bulan Mei 2021 meningkat 24,48 persen, dibandingkan pada bulan sebelumnya, April 2021.

Meski begitu, menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono, jika dibandingkan pada Mei 2020, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Mei 2021 tercatat menurun 3,85 persen.

"Sangat jelas bahwa kunjungan wisman ini masih terkendala masih terganggu karena mobilitas pelarangan penerbangan masih ada. Selama 2021 ini kondisinya lebih rendah dibanding tahun kemarin tahun 2020 maupun kondisi normal, masih cukup jauh perbedaannya untuk tahun 2021," kata Margo saat konferensi pers secara daring, Kamis(1/7/21).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menjelaskan, secara kumulatif Januari–Mei 2021, jumlah kunjungan wisman mencapai 664,54 ribu. Jumlah ini menurun drastis sebesar 77,62 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama 2020. Saat itu BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia berjumlah 2,97 juta orang.

Tingkat Penghunian Kamar

Sementara itu, untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia, pada Mei 2021 rata-rata 31,97 persen, naik 17,52 poin dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu, yang tercatat 14,45 persen. Namun, jika dibandingkan dengan April 2021, TPK Mei tahun ini menurun 2,66 poin.

BPS mencatat, selama Mei 2021, tamu asing dan domestik yang menginap pada hotel klasifikasi bintang tercatat sebesar 1,67 hari. Angka ini menurun 0,19 poin dibanding Mei 2020.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Niatan Berantas Intoleransi di Lingkungan Pendidikan

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11