covid-19

Agar Kompetitif, Jokowi Minta Kampus Tua Remajakan Kurikulum Perkuliahan

"Saya harap perguruan tinggi harus lebih progresif dalam membangun cara kerja baru untuk menyiapkan masa depan para mahasiswa kita dan untuk menyiapkan Indonesia mendahului negara-negara lain."

BERITA | NASIONAL

Selasa, 27 Jul 2021 15:11 WIB

Agar Kompetitif, Jokowi Minta Kampus Tua Remajakan Kurikulum Perkuliahan

Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/7/2021). (Foto: ANTARA/Biropers Setpres)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta perguruan tinggi yang sudah berusia tua, segera melakukan peremajaan kurikulum dan sistem pembelajaran.

Hal ini agar semua perguruan tinggi di dalam negeri dapat berkompetisi di tengah disrupsi dunia.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam acara pembukaan konferensi Forum Rektor Indonesia 2021, Selasa (27/7/2021).

"Perguruan tinggi yang usianya sudah tua, tolong segera lakukan peremajaan diri, peremajaan kurikulum, dan sistem pembelajaran, peremajaan manajemen dan perilaku agar tetap tangguh, dan kompetitif di dunia yang baru," ucap Jokowi dalam acara pembukaan konferensi Forum Rektor Indonesia 2021 yang digelar secara daring, Selasa (27/7/2021).

Jokowi mengatakan saat ini merupakan kesempatan emas bagi perguruan tinggi muda. Menurutnya, perguruan tinggi muda tidak akan terbebani untuk membuang tradisi kerja masa lalu dan menerapkan kurikulum baru.

Jokowi pun mengingatkan kepada seluruh rektor di Indonesia, tentang pentingnya hybrid knowledge dan hybrid skill yang dibutuhkan di segala jenis profesi terkini dan masa mendatang.

Lebih lanjut, Jokowi berkata, disrupsi sekarang ini memberikan kesempatan kepada pendatang baru untuk mendahului mereka yang terbebani dengan cara-cara lama.

Jokowi ingin perguruan tinggi dapat lebih progresif dalam menyiapkan masa depan para mahasiswa.

"Saya harap perguruan tinggi harus lebih progresif dalam membangun cara kerja baru untuk menyiapkan masa depan para mahasiswa kita dan untuk menyiapkan Indonesia mendahului negara-negara lain," pungkasnya..

Editor: Agus luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Layanan Identitas Kependudukan bagi Kelompok Transpuan

Kabar Baru Jam 8

Seruan untuk Lindungi Nakes di Daerah Rawan

Kabar Baru Jam 10