Wacana Reshuffle, Setnov: Golkar Tak Sodorkan Nama

"Kami tentunya sangat bersyukur dan apresiasi apabila memang diberikan kesempatan kalau masuk dalam kabinet, tapi semuanya itu kita serahkan kepada presiden."

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 23 Jul 2016 21:40 WIB

Author

Ninik Yuniati

Wacana Reshuffle, Setnov: Golkar Tak Sodorkan Nama

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (kedua kanan) didampingi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatra Selatan Alex Noerdin (kanan). (Foto: Antara)



KBR, Jakarta - Ketua Partai Golkar Setya Novanto mengaku tak menyodorkan nama untuk mengisi kursi kabinet terkait wacana reshuffle atau perombakan kabinet kerja Jokowi-JK. Kata dia, Partai Golkar mengalihkan dukungan kepada pemerintah tanpa syarat. Maka seluruh putusan terkait reshuffle diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

Namun, apabila kader Golkar nantinya dilirik, Setya mengaku akan mengapresiasi langkah tersebut.

"Kami tentunya sangat bersyukur dan apresiasi apabila memang diberikan kesempatan kalau masuk dalam kabinet, tapi semuanya itu kita serahkan kepada presiden karena Partai Golkar, sampai dengan hari ini tidak pernah menyodorkan nama, tidak pernah memberikan nama, dan tidak pernah diminta untuk nama-nama tersebut," kata Setya Novanto di acara harlah PKB, Cikini, Sabtu (23/7/2016).

Sementara, Sekjen PDIP Hasto Kristianto mengatakan putusan reshuffle semestinya ditujukan untuk meningkatkan efektifitas dan kinerja pemerintah. Kata dia, PDIP siap mendukung apapun langkah Presiden Joko Widodo.

"Kami mengharapkan sekiranya kebijakan itu diambil, betul-betul dapat meningkatakan efektifitas dan kinerja pemerintahan itu sendiri, kami akan memberikan dukungan sepenuhnya, sekiranya Bapak Presiden memutuskan hal tersebut," ujar dia.

Namun, ketika ditanya apakah Presiden telah berkomunikasi dengan pimpinan partai terkait wacana perombakan kabinet tersebut, Hasto enggan menjawab.

"Ketika hal tersebut akan dilakukan, proses komunikasi politik akan dijalankan dengan baik," tutupnya.




Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Upaya Muslimah Bercadar Kikis Stigma (Bag 1)

Kabar Baru Jam 8

Menyoal Jaminan Kebebasan Warga, Apapun Agamanya

Kabar Baru Jam 10