Bagikan:

Menko Darmin Yakin Daging Sapi di Bawah Rp 100 ribu dalam Dua Bulan

"Mestinya dia akan menyatu pasarnya, sehingga terbentuk harga baru. Mungkin tidak bisa Rp 80 ribu, tetapi pasti di bawah Rp 100 ribu."

BERITA | NASIONAL

Kamis, 07 Jul 2016 21:21 WIB

Author

Dian Kurniati

Menko Darmin Yakin Daging Sapi  di Bawah Rp 100 ribu dalam Dua Bulan

Ilustrasi (foto: Antara)

KBR, Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan optimistis harga daging sapi bisa turun hingga di bawah Rp 100 ribu dalam dua bulan. Darmin mengatakan, penurunan harga itu bakal terjadi saat pasar daging beku dan segar sudah menyatu.

Kata Darmin, proses penyatuan perdagangan dua jenis daging itu baru berjalan dua pekan.

"Ini prosesnya sedang berlangsung, sehingga kita berharap bahwa dalam satu atau dua bulan ini, dia akan menyatu pasarnya. Apalagi kita akan mendorong masuknya daging sapi India, daging kerbau sebenarnya, itu lebih rendah lagi harganya bisa Rp 60 sampai 65 ribu. Silakan kita lihat pasarnya jadi bagaimana," kata Darmin di kediamannya, Kamis (07/07/16). 

Darmain melanjutkan, "mestinya dia akan menyatu pasarnya, sehingga terbentuk harga baru. Mungkin tidak bisa Rp 80 ribu, tetapi pasti di bawah Rp 100 ribu."

Darmin mengatakan, agar harga daging bisa turun, pasar daging segar dan beku harus tercampur. Maksudnya, masyarakat memiliki pilihan untuk menentukan daging yang ingin dikonsumsi. Kata Darmin, selama ini di pasar tradisional, masyarakat hanya memiliki pilihan daging segar karena ada aturan yang melarang perdagangan daging beku di sana. Padahal, menurut Darmin, saat   kedua daging itu menyatu, harga bisa berada di tengah-tengah, antara harga daging beku Rp 80 ribu dengan daging segar senilai Rp 120 ribu.

Darmin berujar, peraturan yang melarang perdagangan daging beku di pengecer sudah ada sejak lama. Namun, sejak dua pekan lalu, pemerintah sudah mencabut aturan itu. Sehingga, efek penghapusan aturan itu diperkirakan mulai terasa sekira dua bulan ke depan. Apalagi, saat pemerintah terus menambah pasokan daging beku ke pasar, seperti rencana mendatangkan daging kerbau dari India seharga Rp 60 ribu.

Tahun ini, pemerintah akan mengimpor daging sapi 27.400 ton daging sapi. Impor daging itu ditujukan untuk menstabilkan harga daging sapi di pasar. Presiden Joko Widodo menargetkan harga daging sapi bisa ditekan sampai Rp 80 ribu per kilogram, padahal harga di pasar saat ini mencapai Rp 150 ribu per kilogram.


Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih