Bagikan:

Enam Wilayah Eksplorasi Migas Natuna Segera Dilelang

Saat ini pemerintah sudah menugaskan PT Pertamina untuk kajian teknologi dan pasar.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 22 Jul 2016 15:50 WIB

Author

Dian Kurniati

Enam Wilayah Eksplorasi Migas Natuna Segera Dilelang

Ilustrasi pengeboran sumur eksplorasi minyak PT Pertamina EP di Tuban, Jawa Timur. (Foto: ANTARA)



KBR, Jakarta
- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral siap melelang enam wilayah kerja (WK) di Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, untuk menggenjot target eksplorasi minyak dan gas (migas) baru di wilayah itu.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Wiratmaja Puja mengatakan, pemerintah ingin mengembangkan blok-blok migas baru di wilayah Kepulauan Natuna.

Baca: Jokowi Perintahkan Kembangkan Perikanan dan Migas di Natuna

Enam wilayah kerja yang akan dilelang itu meliputi East Natuna, Bukit Barat, Dorang, Emas Putih, Durian, dan South Tuna.

"Percepatan lelang juga sudah kami siapkan untuk di Natuna. Ada enam WK yang kami siapkan untuk lelang. Tahun 2016 ada empat, tahun 2017 kami sedang menyiapkan (dua WK) dengan three partied---Badan Geologi, Lemigas, dan dibantu oleh KEN. Dua WK ini pada 2017 akan segera dilelang, sehingga ada enam WK baru di kawasan Natuna," kata Wiratmaja di kantornya, Jumat (22/7/2016).

Wiratmaja Puja mengatakan, Kementerian ESDM mempersiapkan lelang itu bersama Badan Geologi, Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), dan Komite Eksplorasi Nasional (KEN).

Empat wilayah kerja di Natuna yang dilelang tahun ini meliputi East Natuna, Bukit Barat, Dorang, Emas Putih. Sementara dua wilayah kerja yang dilelang pada 2017 adalah Durian dan South Tuna.

Wiratmaja menambahkan pemerintah juga menyiapkan strategi untuk menyukseskan lelang wilayah kerja eksplorasi di Natuna. Strategi itu dengan membuat ketentuan pajak khusus dan memberikan tambahan waktu ekplorasi, karena butuh perpanjangan waktu untuk pemboran.

Saat ini, kata dia, pemerintah sudah menugaskan PT. Pertamina untuk kajian teknologi dan pasar.

17 Wilayah Kerja Migas di Natuna

Di wilayah tersebut, terdapat 17 WK migas di mana tujuh diantaranya telah berproduksi, sementara 10 WK lainnya masih dalam tahap eksplorasi. Tujuh WK migas yang telah berproduksi, terletak di sebelah barat Kepulauan Natuna.

WK yang sudah berproduksi adalah Cakalang dengan operator Lundin Cakalang B.V, Kakap (operator Star Energi (Kakap Ltd), Natuna Sea Block “A” dengan operator Premier Oil Natuna Sea B.V, Northwest Natuna (operator Santos Netherlands B.V), Sembilang (operator PT Mandiri Panca Usaha), South Natuna Sea Block B (operator ConocoPhillips Inc) dan Udang Block (operator Pertamina EP).

Sementara 10 WK yang masih dalam tahap eksplorasi, terletak di bagian Timur dan Utara. Salah satu WK di bagian Utara Natuna yaitu Blok Tuna, telah berhasil ditemukan  cadangan. Namun untuk pengembangannya harus terintegrasi agar ekonomis.

Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Upaya Pemerintah Mengatasi KLB Polio

Most Popular / Trending