Besok, Seluruh Berkas Kasus Vaksin Palsu Tuntas Diserahkan ke Kejaksaan

Dua berkas diserahkan hari ini, dan satu berkas terakhir diserahkan Jumat besok.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 28 Jul 2016 14:23 WIB

Author

Gilang Ramadhan

Besok, Seluruh Berkas Kasus Vaksin Palsu Tuntas Diserahkan ke Kejaksaan

Polisi menunjukkan barang bukti kasus vaksin palsu di Mabes Polri (27/6/2016). (Foto: ANTARA)



KBR, Jakarta - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) kembali melimpahkan berkas perkara pembuatan dan penyebaran vaksin palsu ke Kejaksaan Agung, Kamis (28/7/2016).

Juru bicara Mabes Polri Martinus Sitompul mengatakan kasus vaksin palsu dibagi ke dalam empat berkas perkara berdasarkan jaringannnya.

"Satu berkas sudah diserahkan minggu lalu. Hari ini dua berkas diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum di Kejagung. Sedangkan satu berkas lagi dikirim ke Kejakgung, Jumat besok," kata Martin di Mabes Polri, Kamis (28/07/16).

Baca: Bahas Vaksin Palsu, Ombudsman Periksa Pihak Terkait

Martinus mengatakan, berkas kedua yang dilimpahkan hari ini adalah untuk tersangka Sugiarti selaku pengepul botol bekas; Nuraini selaku produsen; Rian dan Syahrul selaku distributor; serta bidan Elly, dokter Indra, dokter Harmon dan dokter Dita selaku petugas kesehatan.

Berkas ketiga adalah untuk tersangka Syafrizal dan Iin selaku produsen; tersangka Seno, M Farid, dokter Ade dan Juanda selaku distributor.

Berkas keempat yang belum dilimpahkan adalah untuk tersangka Agus selaku Produsen, Thamrin selaku distributor, Sutanto pencetak label dan dr Hud selaku petugas kesehatan.

Baca: Vaksin Palsu, Ini Rumah Sakit dan Bidan Penerima

Para tersangka dikenakan Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda Rp1,5 miliar.

Selain itu, semua tersangka juga dikenakan tuduhan pelanggaran Undang-Undang perlindungan konsumen dan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca: Orangtua Korban Vaksin Palsu Berunjuk Rasa Suarakan 7 Tuntutan

Dari hasil penangkapan dan perburuan Bareskrim Polri, ada empat pabrik pembuat vaksin palsu. Pabrik itu berada di Bintaro (Jakarta), Bekasi Timur (Jawa Barat), Kemang Regency (Bogor, Jawa Barat) dan Subang (Jawa Barat).

Vaksin palsu ini disebar ke beberapa daerah seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Medan, Padang, Aceh dan daerah-daerah lainnya.

Baca: Vaksin Palsu, Ini 5 Wilayah Penyebaran

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20

Pemerintah akan Evaluasi Peningkatan Serapan Anggaran

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18