November, Pemerintah Akan Jadwal Ulang Evaluasi Harga BBM Subsidi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, pemerintah menilai evaluasi harga BBM yang lebih panjang meminimalkan dampak ekonomi ataupun inflasi di masyarakat.

BERITA | NASIONAL

Senin, 27 Jul 2015 18:05 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

November, Pemerintah Akan Jadwal Ulang Evaluasi Harga BBM Subsidi

Menteri ESDM Sudirman Said. Foto: Antara

KBR, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan mulai November 2015 pemerintah akan menjadwalkan ulang evaluasi harga BBM bersubsidi. Apakah dievaluasi tiap bulan, per tiga bulan, empat bulan atau per enam bulan. Kata Sudirman, hal ini masih akan dikomunikasikan dengan DPR dan Kementerian Kooordinator Perkonomian.

“Saya dulu minta waktu setahun setelah kebijakan diturunkan artinya november kita akan diputuskan apakah tiga bulan, enam bulan. Kecenderungannya kita akan memilih tiap enam bulan apalagi kita melihat tren harga minyak tidak akan naik turun terlalu lebar. Mungkin enam bulan sekali saya kira waktu yh cukup baik utk evaluasi,” kata Sudirman, Senin (27/7/2015).

Sudirman menambahkan, pemerintah menilai evaluasi harga BBM yang lebih panjang meminimalkan dampak ekonomi ataupun inflasi di masyarakat.

Sebelumnya pemerintahan Jokowi mengkaji harga BBM tiap bulan. Namun ternyata masyarakat belum siap dengan perubahan harga yang cepat. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Wiratmaja Puja mengatakan, komponen utama penentuan harga jual BBM adalah acuan Means of Platts Singapore (MOPS), nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, ongkos penyimpanan, distribusi, margin, serta pajak.

Editor: Malika
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Beraksi Sendiri