Bagikan:

MoU Penanganan Asap Dinilai Tumpul

Lima menteri negara ASEAN kemarin membahas penanganan asap akibat kebakaran hutan.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 29 Jul 2015 13:45 WIB

Kebakaran hutan Riau. Foto: Antara

Kebakaran hutan Riau. Foto: Antara

KBR,Jakarta- LSM Walhi pesimistis nota kesepahaman atau MoU antara Indonesia dan negara ASEAN soal penanganan asap dapat menyelesaikan masalah kebakaran hutan. Direktur eksekutif Walhi, Abetnego Tarigan mengatakan selama ini hambatan utama dalam penyelesaian kebakaran hutan adalah lemahnya penegakan hukum di dalam negeri. Padahal, Singapura bersedia mengadili perusahaan asal negerinya yang terbukti membakar lahan di negara lain.

"Singapura tahun lalu mengeluarkan undang-undang yang memungkinkan perusahaan mereka diadili bila terbukti membakar hutan di negara lain. Jangan begitu, menuntut di negeri sendiri saja tidak dilakukan. Kami kecewa karena dalam sebelas tahun sangat sedikit perusahaan yang dituntut," kata Abetnego Tarigan, Rabu (29/7/2015).

Abetnego menyesalkan sikap pemerintah yang selama ini kerap menyasar para petani atau pelaku pembakar perorangan yang disuruh perusahaan.

Lima menteri negara ASEAN kemarin berkumpul membahas penanganan asap akibat kebakaran hutan di Hotel Sheraton, Bandara Soekarno-Hatta. Kelima negara sepakat saling membantu dalam penanganan asap akibat kebakaran hutan di Indonesia

 Editor: Malika

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Inhalasi Hidrogen dan Dampak Kesehatannya

Menyoal Kekhawatiran Komersialisasi Pendidikan

Pengesahan RUU PDP dan Perkara Pembatasan Pertalite

KPK Tetapkan Hakim Agung MA Tersangka Suap

Kabar Baru Jam 20

Most Popular / Trending