INDEF Desak Pemerintah Tahan Devisa di Dalam Negeri

Selama ini banyak pengusaha yang memarkirkan uangnya di luar negeri.

BERITA | NASIONAL | NASIONAL

Selasa, 28 Jul 2015 07:15 WIB

Author

Rio Tuasikal

INDEF Desak Pemerintah Tahan Devisa di Dalam Negeri

Direktur INDEF, Enny Sri Hartati. Foto: Antara

KBR, Jakarta - Institut Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (INDEF) mendorong pemerintah menerbitkan peraturan yang dapat menahan devisa ekspor tetap berada di dalam negeri. 

Direktur INDEF, Enny Sri Hartati, mengatakan selama ini banyak pengusaha yang memarkirkan uangnya di luar negeri. Akibatnya,  devisa Indonesia tidak bertambah dan rupiah pun terus melemah.

"Otoritas moneter ini bisa memaksa," jelasnya ketika dihubungi KBR, Senin (27/7/2015) sore. "Katakanlah ada satu peraturan bahwa devisa hasil ekspor minimal harus sekian bulan parkir di perbankan dalam negeri. Kalau tidak mematuhi itu, jangan dikasih izin lagi untuk ekspor selanjutnya," tambahnya.

Namun demikian, Enny menambahkan, pemerintah juga perlu memperketat ekspor dan impor di pelabuhan. Pemerintah perlu membuat pengawasan satu pintu yang mengawasi semua peraturan, sehingga pengusaha yang ingin berbuat nakal bisa terdeteksi. 

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Modus Baru, JAD Gunakan Racun untuk Aksi Teror