Diperiksa 8 Jam, Novel : Ini Hanya Lanjutan dari Upaya Kriminalisasi

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, pemeriksaannya hari ini hanya kelanjutan dari upaya kriminalisasi dirinya oleh Kepolisian.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 08 Jul 2015 19:11 WIB

Author

Ade Irmansyah

Novel Baswedan. Foto: KBR/ Damar

Novel Baswedan. Foto: KBR/ Damar

KBR, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekaligus tersangka penganiaya pencuri sarang burung walet, Novel Baswedan mengaku pemeriksaannya hari ini hanya kelanjutan dari upaya kriminalisasi dirinya oleh Kepolisian Indonesia. Meski demikian kata dia, memberikan keterangan secara lengkap kepada penyidik adalah keharusan. Dia mengaku, selama 8 jam pemeriksaan, penyidik menyampaikan sekira 35 pertanyaan lebih terkait masalah yang disangkakan kepadanya.

“Pada dasarnya ketika saya dipanggil, maka saya memandang perlu untuk saya harus hadir dan saya telah hadir untuk memberikan keterangan. Harapan saya keterangan saya ini bisa memperjelas mengenai hal yang diperlukan oleh penyidik, lalu yang selanjutnya memang diantaranya saya menjelaskan banyak hal diantaranya saya tetap memandang bahwa upaya ini adalah upaya kriminalisasi, itu yang saya ungkapkan,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Bareskrim usai pemeriksaan, Rabu (8/7/2015).

Penyidik komisi pemberantasan korupsi (KPK) Novel Baswedan memenuhi pemanggilan penyidik bareskrim Mabes Polri, hari ini. Novel akan diperiksa sebagai tersangka penganiayaan pencuri sarang burung walet pada 2004 silam, saat menjabat sebagai Kasatreskrim Polda Bengkulu.

Editor: Malika
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18