Sore Ini, Migran Care Datangi KPU Protes Pilpres di Hongkong

KBR, Jakarta

NASIONAL

Senin, 07 Jul 2014 14:41 WIB

Author

Dwikie R. Dewantoro

Sore Ini, Migran Care Datangi KPU Protes Pilpres di Hongkong

migran, care, hongkong


KBR, Jakarta – Migrant Care memandang kelalaian Panitya Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Hong Kong menyebabkan hilangnya hak konstitusional warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Hongkong untuk memilih. Ada sekitar 500 WNI belum memberikan suaranya pada Pilpres kemarin yang dilaksanakan di Victoria Park, Minggu (7/7).

Direktur eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah mengatakan bahwa mediasi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan panitya gagal dan keputusannya Tempat Pemungutan Suara (TPS) tetap ditutup dan tidak memberikan alternatif lainnya.

“Sore ini, jam 15.00 Wib kami akan ke KPU lalu jam 16.00 Wib ke Bawaslu dan DKPP. Kelalaian ini berakibat hilangnya hak konstitusional warga untuk memilih,”kata Anis saat dihubungin oleh KBR, Senin (7/7) hari ini.

Sejak Minggu pagi (6/7) kemarin di Hongkong sudah terlihat bahwa pemilih akan membludak dibandingkan  Pilpres yang lalu. Panitya pemilihan dianggap kurang memadai menyediakan tempat, hal ini menyebabkan banyak antrean terjadi di loket administrasi namun longgar di TPS. Pada pukul 16.00 waktu setempat antrean masih panjang dan pemilih mulai ricuh.

Tim Migrant Care berkonsultasi dengan panitya untuk membuka pintu alternatif. Migrant Care melakukan negosiasi dan hanya diberikan waktu 15 menit. Tepat pada pukul 17.15 waktu setempat, TPS ditutup. Para pemilih lain berteriak dan memprotes karena tak dapat mencoblos.


Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Season 2 Eps.6: Influencer = Youtuber = Selebgram = Artis?

Makanan dan Minuman Kini Wajib Bersertifikat Halal