Menteri PDT Bantah Terlibat Proyek Tanggul Laut di Biak Numfor

KBR, Jakarta - Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini membantah terlibat dalam kasus suap proyek tanggul di Biak

NASIONAL

Rabu, 16 Jul 2014 17:43 WIB

Author

Klara Virencia

Menteri PDT Bantah Terlibat Proyek Tanggul Laut di Biak Numfor

helmi, tanggul, biak

KBR, Jakarta - Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini membantah terlibat dalam kasus suap proyek tanggul di Biak. Sanggahan itu disampaikan Helmy usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (16/7) hari ini. Helmy diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penerimaan hadiah terkait proyek pembangunan tanggul laut di Biak Numfor dengan terdakwa Bupati Biak Numfor Yesaya Sombuk dan pengusaha Teddy Renyut.

Kasus tersebut selanjutnya menjerat Bupati Biak Numfor Yesaya Sombuk yang disangka menerima suap sekaligus Direktur PT Papua Indah Perkasa Teddy Renyut, yang dikenai pasal memberi suap.

Bupati Kabupaten Biak Numfor Yesaya Sombuk dan pengusaha Teddy Renyut merupakan tersangka kasus suap Biak Numfor. Pengusaha Teddy Renyut diduga menyuap Bupati Yesaya Sombuk lebih awal, dengan memberikan 100.000 Dolar Singapura untuk mendapatkan proyek pembangunan tanggul laut di Kabupaten Biak Numfor yang memang belum tercantum dalam anggaran.  Helmi Faishal juga membantah mengenal Yesaya Sombuk dan Teddy Renyut.

“Kemudian yang terkait dengan bahasanya adalah ijon, proyek tanggul laut Biak Numfor, saya tegaskan bahwa proyek itu tidak ada. Tidak ada dalam RKAKL (Rencana Kegiatan Anggaran Kementerian Lembaga) PDT tahun 2014 . Bahkan APBN-P kita mengalami pengurangan karena melakukan efisiensi dari  Rp. 2,8 menjadi Rp. 2,4 Triliun. Saya juga ditanya, kenal tidak dengan Bupati Yesaya Sombuk, saya tidak kenal. Saya juga tidak kenal dengan pengusaha Teddy Renyut,” kata Helmy Faishal di depan gedung KPK seusai diperiksa, Rabu (16/7) siang.

Selasa (15/7) kemarin, KPK telah memeriksa staf khusus kementerian PDT, Muamir Muin Syam dan Deputi I Kementerian PDT, Suprayoga Hadi sebagai saksi. Deputi Kementerian PDT Suprayoga Hadi sendiri diketahui bertemu dengan Bupati Yesaya Sombuk sesaat sebelum Yesaya Sombuk ditahan. Namun, Menteri PDT Helmy Faisal mengaku tidak tahu menahu soal pertemuan itu.


Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

KPK Serukan Penerapan Sertifikasi Sistem Manajemen Antisuap