covid-19

Menag soal Pemulangan Warga Syiah Sampang: Saya Berusaha, Bukan Jamin

Khawatir merusak proses yang sedang berlangsung.

NASIONAL

Kamis, 31 Jul 2014 23:53 WIB

Menag soal Pemulangan Warga Syiah Sampang: Saya Berusaha, Bukan Jamin

Menag, Syiah Sampang

KBR, Jakarta – Lewat akun Twitternya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin membantah kalau ia menjamin warga Syiah Sampang Madura bisa secepatnya pulang ke kampung halaman. 


“Saya sedang berusaha, bukan jamin,” begitu tulisnya menanggapi berita di PortalKBR dengan judul “Menteri Agama Jamin Warga Syiah Sampang Bisa Pulang ke Kampung Halaman”. 


Lukman menambahkan, “Berita ini bisa merusak proses yang sedang berlangsung,” meski tidak merinci lebih lanjut proses yang tengah berlangsung. 


Dalam berita sebelumnya dituliskan kalau Menag Lukman Hakim Saifudin menjamin bahwa warga Syiah Sampang Madura bisa pulang secepatnya ke kampung halaman setelah libur Lebaran usai. “Ini karena terbentur Lebaran jadi waktunya mundur. Seharusnya persoalannya bisa cepat selesai. Semua akan selesai setelah libur Lebaran.”


Lukman menambahkan, warga Syiah punya hak sebagai warga negara yang sama di mata hukum. “Meskipun beda keyakinan, tapi semua dijamin konstitusi negara kita.”


Sebelumnya beredar surat yang mengatasnamakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Timur. Isinya melarang Jemaat Syiah untuk pulang ke kampung halamannya dengan alasan keamanan. Surat itu ditempel di Rusun Sidoarjo, tempat pengungsian ratusan Jemaat Syiah sejak dua tahun terakhir. 


Catatan redaksi: Berita ini sekaligus menjadi koreksi berita sebelumnya dengan judul "Menteri Agama Jamin Warga Syiah Sampang Bisa Pulang Ke Kampung Halaman")


Baca juga: Pelarangan Pengungsi Syiah Pulang Kampung Terus Berlanjut



Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Fasilitas Jalan Aman di Indonesia

Menyorot Klaster Covid-19 pada Pembelajaran Tatap Muka

Kabar Baru Jam 10