Kecelakaan di Palang Pintu Kereta Tewaskan 4 orang

KBR, Semarang - 4 orang penumpang Suzuki APV tewas setelah mobil mereka terseret sekitar 300 meter ke arah timur.

NASIONAL

Kamis, 10 Jul 2014 22:05 WIB

Author

Nurul Iman

Kecelakaan di Palang Pintu Kereta Tewaskan 4 orang

kecelakaan, kereta, semarang

KBR, Semarang - 4 orang penumpang Suzuki APV tewas setelah mobil mereka terseret sekitar 300 meter ke arah timur. Suzuki APV warna hitam bernopol  L 1967 PJ tertabrak Kereta Api Maharani jurusan Jakarta-St Karangturi di perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu di Desa Jamus, Mranggen, Demak, Kamis (10/7).

Kejadian itu bermula ketika Minibus Suzuki APV  yang dikemudikan Tri Wibowo (40) mendadak menghentikan mobilnya di tengah rel double track perlintasan KA tersebut.  Tiba-tiba KA Maharani jurusan Jakarta -St Karangturi melintas dari barat ke timur. Kereta api tersebut menyeret mobil berpenumpang 4 orang sejauh 300 meter ke arah timur. 4 korban dalam mobil tersebut langsung meninggal di tempat dengan kondisi luka parah di bagian kepala dan badan.

Menurut keterangan Kapolsek Mranggen, AKP Arsadi yang ditemui di lokasi kejadian, peristiwa terjadi Kamis (10/7) pukul 14.20 Wib.

"Kami datang pukul 15.00 Wib dan langsung melakukan identifikasi dan evakuasi. Kami juga bekerjasama dengan pihak PT. KAI untuk mensterilkan rel sejak kejadian hingga evakusi mobil dan kepala kereta pukul 18.00 ini," ujar Arsadi.

Berikut ini daftar korban yang tewas dalam kecelakaan Suzuki APV  tertabrak Kereta Api Maharani jurusan Jakarta Senen-St Karangturi di perlintasan KA tanpa palang pintu.

4 orang penumpang Suzuki APV tewas  yaitu
1. Tri Wibowo (40), warga Kampung Lembayung Kelurahan Sendang Guwo Tembalang Kota Semarang. 
2. Dumiyati Nunik Suprihatini (32) yang ada di samping supir,  Jalan Tegalsari Barat 1  Candisari Semarang.
3. Putri Indah (20) warga Terboyo Wetan RT 01 RW 02 Genuk Kota Semarang
4. Topik Noven Setyawan (22) warga Cimanuk 7 RT 07 RW 02 Mlatiharjo Kota Semarang.
Keempat jenazah korban dibawa ke RS Pelita Mranggen. Sementara itu para penumpang di gerbong KA Maharani tidak ada yang terluka.


Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

News Beat

Kabar Baru Jam 8

What's Up Indonesia