RUU Ormas Akan Digugat ke MK Apabila Disahkan DPR

KBR68H, Jakarta- Koalisi Masyarakat Sipil Tolak RUU Ormas menilai Rancangan Undang-Undang Ormas sebagai simbol penindasan kebebasan masyarakat dari pemerintah.

NASIONAL

Selasa, 02 Jul 2013 11:41 WIB

Author

Yudi Rachman

RUU Ormas Akan Digugat ke MK Apabila Disahkan DPR

RUU Ormas, masyarakat, ancaman, FPI dilindungi

KBR68H, Jakarta- Koalisi Masyarakat Sipil Tolak RUU Ormas menilai Rancangan Undang-Undang Ormas sebagai simbol penindasan kebebasan masyarakat dari pemerintah. Anggota Koalisi Masyarakat Sipil Tolak RUU Ormas Alfons Kurnia Palma mengatakan, melalui RUU Ormas pemerintah ingin mengendalikan dan mengatur ormas yang merupakan arena kebebasan berkumpul dan bermasyarakat. Pihaknya, kata Alfons, bakal mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi jika DPR tetap ngotot mengesahkan RUU kontroversial itu.

“Itu makanya kita menilai bahwa negara sedang menjalankan politik keteraturan dan di situ lebih cenderung melakukan hegemoni kepada rakyat. Ini yang sangat berbahaya, jadi secara watak dan mainstream RUU itu akan melakukan pembatasan-pembatasan kepada masyarakat sipil. Tidak hanya kepada masyarakat sipil tetapi juga pada rakyat secara keseluruhan. Contohnya begini dengan definisi ormas yang begitu jelas itu mengakibatkan bahwa orang yang berkumpul walaupun itu hanya tiga orang, itu dianggap sebagai ancaman, itu paradigm yang salah,” ujar Anggota Koalisi Masyarakat Sipil Tolak RUU Ormas Alfons Kurnia dalam program Sarapan Pagi KBR68H.

Hari ini dijadwalkan DPR bakal mengesahkan Rancangan Undang-undang Kemasyarakatan (RUU Ormas). Terkait rencana ini, Pemerintah juga mengklaim RUU Organisasi kemasyarakatan (Ormas) telah mengakomodir pendapat semua pihak, juga memperhatikan aspek HAM dan mekanisme hukum.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Jaksa Agung Diminta Klarifikasi Pernyataan bahwa Tragedi Semanggi I-II Bukan Pelanggaran HAM Berat