Perguruan Tinggi Akan Dilibatkan Kembangkan Energi Terbarukan

KBR68H, Jakarta - Tim Ahli Pusat Energi berencana mengajak Perguruan Tinggi untuk mengembangkan energi terbarukan.

NASIONAL

Selasa, 02 Jul 2013 10:15 WIB

Author

Nur Azizah

Perguruan Tinggi Akan Dilibatkan Kembangkan Energi Terbarukan

perguruan tinggi, energi terbarukan, biogas, daerah terpencil

KBR68H, Jakarta - Tim Ahli Pusat Energi berencana mengajak Perguruan Tinggi untuk mengembangkan energi terbarukan. Akademisi Universitas Gajah Mada sekaligus anggota Tim Ahli Pusat Energi Fahmai Radhi mengatakan, pihaknya telah mengembangkan energi biogas yang mudah diterapkan di daerah yang belum teraliri listrik. Menurut Fahmi, UGM tengah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menerapkan energi biogas yang tersebar di 200an daerah terpencil.

"Untuk biogas tadi itu memang lebih tepat untuk daerah daearah terpencil yang tidak ada atau belum dialiri listrik. Dan itu dilakukan secara integrated. Nha di Jogja sendiri ada sekitar 256 dusun yang itu belum terjamah oleh aliran listrik. Nha kita akan coba kerjasama dengan Pemda untuk memilih beberapa daerah dan mencoba menerapkan untuk proyek percontohan tadi. Itu barangkali upaya yang bisa kita lakukan," ungkap Fahmi dalam program Sarapan pagi KBR68H.

Kemarin, puluhan akademisi dan pemerhati energi mengkritik kebijakan Pemerintah tentang pemanfaataan energi terbarukan. Mereka bahkan menilai pemerintah setengah hati untuk menerapkan energi alternatif itu.

Ini karena hingga kini belum adanya energi terbarukan yang dinikmati masyarakat. Mereka berkumpul di Yogyakarta kemarin salah satunya untuk membuat jaringan dan pusat studi, agar bisa membuat energi alternatif secara mandiri tanpa bantuan pemerintah.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Perlukah Pembatasan Medsos untuk Cegah Penyebaran Hoaks?

Dampak Ekonomi Aksi 22 Mei

Pelarangan Iklan Rokok di Internet

What's Up Indonesia

Tim Hukum Prabowo-Sandi Menyebut Capres 01 Memanfaatkan Kekuasannya Dalam Pilpres 2019