Menkumham: PP Pembatasan Remisi Berlaku Terbatas

KBR68H, Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menyatakan pemberlakuan peraturan pemerintah No. 99 Tahun 2012 tentang pembatasan remisi akan berlaku secara terbatas.

NASIONAL

Senin, 15 Jul 2013 22:03 WIB

Author

Febriansyah Arifana

Menkumham: PP Pembatasan Remisi Berlaku Terbatas

pp pembatasan remisi, terbatasa, menkumham, portakbr.com

KBR68H, Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menyatakan pemberlakuan peraturan pemerintah No. 99 Tahun 2012 tentang pembatasan remisi akan berlaku secara terbatas. Ini menyusul PP Pembatasan Remisi ini sebagai salah satu pemicu kerusuhan maut di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Medan.

Menkumham Amir Syamsuddin mengatakan, PP hanya berlaku bagi napi koruptor, napi narkoba dan teroris yang divonis pengadilan setelah 12 November 2013. Sementara yang sudah dipenjara sebelum 12 November 2012 tetap mendapatkan remisi. (Baca: Pengamat: Negara Jangan Tunduk pada Tuntutan Napi)

"Oleh karena itu langkah cepat yang saya lakukan adalah PP 99 hanya berlaku hanya tindak pidana yang diatur oleh PP itu yang sudah berkekuatan hukum pasti sebelum PP itu diberlakukan. Seakan-akan ada sikap menyerah kepada keruptor, melunak terhadap korupsi. Saya kita ini saya luruskan di sini," kata Amir di Kantor Kemenkumham di KUningan Jakarta Pusat, Senin (15/7).

Menkumham Amir Syamsuddin mengatakan, PP Pembatasan Remisi itu tetap akan meberikan remisi bagi koruptor, napi narkoba dan teroris, namun dengan syarat yang berat. Semisal untuk koruptor yang ingin mendapatkan remisi harus mendapatkan rekomendasi KPK, dimana sudah membantu membongkar kasus besar. Itu juga berlaku untuk napi narkoba dan terorisme.(Baca: Kerusuhan LP Tanjung Gusta Terbesar di Indonesia)


Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Presiden Didesak Keluarkan Perppu untuk Batalkan UU KPK

Cek Fakta Top 5 Hoax of The Week 14-20 September 2019

Bangun Sinergi Selamatkan Badak

Inisiatif Masyarakat untuk Wujudkan Hunian yang Layak