Hatta: Perusahaan Tambang Setuju Renegosiasi Kontrak Karya

Pemerintah mengklaim semua perusahaan tambang sudah setuju adanya renegosiasi kontrak karya (KK) dan Perjanjian Karya Pengusaha Pertambangan Batubara (PKP2B).

NASIONAL

Jumat, 12 Jul 2013 20:25 WIB

Author

Nurika

Hatta: Perusahaan Tambang Setuju Renegosiasi Kontrak Karya

Hatta, Perusahaan Tambang, Renegosiasi Kontrak

KBR68H, Jakarta – Pemerintah mengklaim semua perusahaan tambang sudah setuju adanya renegosiasi kontrak karya (KK) dan Perjanjian Karya Pengusaha Pertambangan Batubara (PKP2B).

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajassa mengatakan, pengusaha bersedia mengikuti ketentuan pemerintah. Ketentuan itu diantaranya pembatasan area pertambangan dan besaran royalti. Hanya saja pembahasan renegosiasi kontrak karya (KK) ini masih terganjal pada masalah pembangunan smelther.

“Semua sudah, seperti yang besar-besar, Freeport, mereka mau kok itu, sedang berjalan renegosiasinya. Kalau Newmont kan divestasinya sudah hampir 51%. Jadi tidak ada yang tidak mau itu tidak ada. Hanya memang itu tadi, menyangkut smelther itu seperti apa. Seperti Newmont, mereka sedang mengkaji. Nah terhadap itu bagaimana sikap kita, nah itu sedang dirumuskan,“ jelas Hatta usai Rapat Koordinasi Hilirisasi Pertambangan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menambahkan khusus pembangunan smelther atau pabrik pengolahan tidak akan terkejar sampai 2014. Sebab pembahasan baru akan kembali digelar pekan depan. Dalam renegosiasi itu, semua pengusaha tambang setuju akan menaikkan royalti. Namun Hatta enggan menyebutkan secara rinci besaran kenaikan tersebut.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Penyalahgunaan Narkoba di kalangan Pelajar dan Mahasiswa Meningkat, Penerapan Regulasi Tidak Tepat Sasaran

Kabar Baru Jam 7

News Beat

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19