Bagikan:

Survei, Ini Penyebab Mayoritas Ahli Tak Yakin Pembangunan IKN Sesuai Target

"Tidak yakinnya karena apa? Tentu karena banyak alasan."

NASIONAL

Selasa, 07 Jun 2022 07:26 WIB

Author

Heru Haetami

Pengunjung berfoto di lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kaltim, Ra

Pengunjung berfoto di lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kaltim, Rabu (1/6/22). (Antara/Olha Mulalinda)

KBR, Jakarta-  Mayoritas ahli menyatakan tak yakin dengan program pembangunan Ibu kota Negara ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dilakukan pada 28 Maret-12 April 2022. 

Peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Noory Okthariza menyebut, sebanyak 58,8 persen ahli tak yakin program pembangunan ibu kota negara baru ini akan berjalan sesuai target pemerintah. Sementara 41,2 persen ahli menyatakan yakin terhadap program IKN.

"Tidak yakinnya karena apa? Tentu karena banyak alasan. Mulai dari kemampuan sisi anggaran, dari sisi meyakinkan aparat birokrat untuk betul-betul pindah dari Jakarta ke Kalimantan. Apalagi kita dengar kloter pertama dari birokrat yang akan dipindahkan itu akan dilakukan tahun 2024," kata dia dalam rilis survei secara daring, Senin (6/6/22).

Kata dia, para ahli juga tidak yakin terhadap keberlanjutan pembangunan IKN, dengan nanti adanya pergantian presiden, keberjanjutan program ini dipertanyakan. 

Baca juga: 

Lebih lanjut, berdasarkan hasil survei juga ditemukan bahwa 69,4 persen ahli tak yakin bahwa APBN mampu mendanai program ibu kota negara baru. Kata dia, banyak hal yang membuat orang skeptis terkait program dan juga pendanaan IKN.

Survei yang dilakukan oleh CSIS ini melibatkan 170 responden yang berasal dari beragam profesi, mulai dari peneliti, akademisi, professional, wartawan, pengusaha, anggota DPR dan DPD, anggota parpol, birokrat, hingga mahasiswa.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo meminta pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur, dikebut. Instruksi itu disampaikan Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono di Istana Presiden Bogor, Jumat (3/6/2022).

Bambang menargetkan, akses-akses penting pembangunan IKN bakal rampung tahun ini.

"Kami harapkan nanti pada paruh kedua 2022 ini, akan dimulai beberapa pengerjaan di lapangan khususnya yang menyangkut pematangan tanah ataupun land development. Kemudian akses-akses yang penting, akses untuk logistik, kemudian beberapa jalur-jalur untuk ke infrastruktur juga kita buat. Dengan harapan agar nanti di 2023 kita akan mulai membangun dalam skala-skala yang memang sudah kita targetkan," kata Bambang dalam keterangan pers. 

Bambang menyebut, Presiden meminta agar pelaksanaan dan perencanaan pengerjaan IKN lebih dimatangkan. Khususnya perencanaan untuk multisektor. 

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

RAPBN 2023, Penanganan Pandemi Tak Lagi Jadi Prioritas?

Most Popular / Trending