Bagikan:

Strategi Wujudkan Indonesia Jadi Pusat Halal Dunia

"Saya minta pelaku UMKM ikut aktif berpartisipasi mendaftarkan produk-produk unggulannya, agar segera tersertifikasi halal, sehingga semakin meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk UMK"

NASIONAL

Kamis, 09 Jun 2022 15:16 WIB

Author

Muthia Kusuma

Strategi Wujudkan Indonesia Jadi Pusat Halal Dunia

Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin. (Foto: Antara/Syaiful Arif)

KBR, Jakarta - Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi mempercepat pengembangan usaha mikro dan kecil (UMK) halal di Indonesia.

Menurut Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, hal itu guna mewujudkan Indonesia sebagai pusat produsen halal terkemuka di dunia.

"Yaitu membentuk segera Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di seluruh provinsi," katanya saat menutup Festival Syawal 1443 Hijriah secara daring, Kamis, (9/6/2022).

Saat ini Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah baru terbentuk di Sumatera Barat.

Ma'ruf Amin melanjutkan, strategi berikutnya, pemerintah terus menyempurnakan bisnis proses sertifikasi halal. Termasuk mengupayakan percepatan pencapaian target fasilitasi 10 juta produk UMKM halal.

"Saya minta pelaku UMKM ikut aktif berpartisipasi mendaftarkan produk-produk unggulannya, agar segera tersertifikasi halal, sehingga semakin meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk UMK dan nantinya akan menembus pasar masyarakat muslim dunia," ungkap dia.

Orang nomor dua di Indonesia itu juga meminta agar pengembangan industri halal direalisasikan melalui pembentukan kawasan industri halal kawasan industri halal (KIH).

Hal itu, lanjut Ma'ruf, sebagai strategi penguatan rantai nilai halal.

"Mendorong UMK halal untuk memanfaatkan fasilitas KIH yang ada. Pemerintah pun akan menambah jumlah Kawasan Industri Halal di berbagai wilayah," kata bekas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Wapres Ma'ruf Amin juga mengapresiasi peran Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI yang mendukung sertifikasi halal produk-produk UKM Indonesia.

Pilihan Redaksi:

“Sebagai perintis sertifikasi halal dan ikon label halal bagi produk halal Indonesia, LPPOM MUI saya harapkan terus menjaga komitmennya dalam menjalankan fungsi sertifikasi halal yang pertama dan terpercaya,” katanya.

Ma'ruf juga meminta LPPOM-MUI, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), dan berbagai pihak terkait dapat terus bersinergi mendukung program akselerasi sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku UMK.

Ia optimistis, menguatnya implementasi strategi-strategi tersebut maka akan semakin banyak produk UMK halal nasional yang mampu menembus pasar ekspor.

“Pemerintah, melalui Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, akan terus mendorong konsolidasi berbagai program fasilitasi di kementerian dan lembaga terkait, untuk memberikan kemudahan dalam hal pengembangan kapasitas UMK, legalitas perizinan, akses pembiayaan, maupun perluasan akses pasar,” imbuh Ma'ruf Amin.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Most Popular / Trending