Bagikan:

Istana Jawab Isu Reshuffle Kabinet, PAN Gabung?

Maunya kapan, orangnya dari mana, partainya apa, kebutuhannya apa, Presiden yang tahu.

NASIONAL

Selasa, 14 Jun 2022 16:50 WIB

Author

Heru Haetami

Istana Jawab Isu Reshuffle Kabinet, PAN Gabung?

Presiden Jokowi memimpin sidang paripurna perdana Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019). (Foto: ANTARA/Akbar Nugroho)

KBR, Jakarta - Istana buka suara terkait isu reshuffle kabinet yang direncanakan besok, Rabu (15/6/2022). Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan, kewenangan perombakankabinet atau reshuffle sepenuhnya ada di tangan Presiden Joko Widodo.

“Jadi yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya Presiden. Presiden itu mempunyai hak prerogatif. Presiden mau ganti kapan aja ya terserah Presiden, mau hari ini, mau besok, mau lusa, tapi kewenangan itu sepenuhnya ada pada Presiden,” kata Seskab menjawab pertanyaan wartawan di Komplek Istana Kepresidenan, Selasa (14/06/2022).

Pramono menambahkan, Jokowi sudah delapan tahun memimpin kabinet pemerintah dan sangat mengetahui kebutuhan dari kabinetnya.

"Beliau tahu banget mana yang menjadi kebutuhan dari kabinet," katanya.

Baca juga:

Pramono memastikan, Jokowi berwenang untuk memilih siapa saja yang akan mengisi posisi menteri di sana. Ini sekaligus merespon isu elite Partai Amanat Nasional (PAN) akan masuk dalam kabinet Indonesia Maju.

“Maunya kapan, orangnya dari mana, partainya apa, kebutuhannya apa, Presiden yang tahu. Karena pemerintahan ini kan masih dua tahun lagi, sehingga dengan kebutuhan dan kecepatan itu Presiden yang memutuskan,” pungkasnya.

Baca juga: Jengkel Kementerian/Lembaga Masih Impor, Jokowi: Bodoh Sekali

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar PAN Dradjad Wibowo mengklaim, ada nama besar yang akan diberhentikan dari kabinet. Kata dia, reshuffle tersebut akan memunculkan efek domino politik skala nasional.

"Spekulasi sekarang ini bahkan menyebut akan ada nama besar yang diberhentikan dari kabinet, yang mungkin akan memicu efek domino politik nasional," kata Dradjad Wibowo kepada wartawan, Selasa (14/6/2022).

Editor: Wahyu S.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Catatan untuk TNI

Most Popular / Trending