Bagikan:

FOMO Sapiens : Bumikan Pancasila dan Gaji Kecil Bikin CPNS Mundur?

Bumikan Pancasila dan Gaji Kecil Bikin CPNS Mundur?

NASIONAL

Jumat, 03 Jun 2022 14:48 WIB

FOMO Sapiens : Bumikan Pancasila dan Gaji Kecil Bikin CPNS Mundur?

Ilustrasi highlight berita sepekan. (FOTO : KBR)

KBR, Jakarta – Pada peringatan hari lahir Pancasila yang diadakan di Ende, NTT pada 1 Juni 2022 lalu, Presiden Jokowi mengajak seluruh pemangku kepentingan, masyarakat hingga anak muda untuk membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Berdasarkan data Badan Kepagawaian Negara (BKN) per 27 Mei 2022, terdapat 105 CPNS yang lolos seleksi penerimaan tahun 2021 mengundurkan diri. Berdasarkan Pasal 54 Peraturan Menpan RB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengadaan PNS apabila CPNS tersebut mengundurkan diri maka yang bersangkutan mendapat sanksi yakni tidak boleh melamar pada penerimaan CPNS untuk periode satu tahun berikutnya.

Kabar-kabar di atas menjadi bahasan di FOMO Sapiens minggu ini.

1. Bumikan Pancasila

Tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahir Pancasila. Pada peringatan tahun ini, pesan kepala negara untuk membumikan Pancasila dan nilai luhurnya menjadi topik perbincangan hangat warganet pekan ini. Apakah seluruh sila sudah diamalkan secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara? Lantas, kenapa intoleransi masih terus saja terjadi?

Baca juga : Jokowi Ajak Membumikan Pancasila

2. Gaji Kecil Bikin CPNS Mundur?

Mundurnya ratusan CPNS menuai polemik. Gaji dan tunjangan yang kecil menjadi alasan utama mundurnya pada CPNS tersebut. Hal ini sangat disayangkan mengingat kosongnya posisi di sejumlah kementerian/lembaga terkait disaat keluarnya Nomor Induk Kepegawaian. Sanksi blacklist akan diberlakukan bagi sejumlah CPNS yang mundur, termasuk rencana sanksi lebih tegas berupa denda dengan nominal tertentu. Bagaimana selengkapnya?

Baca juga : Banyak yang Mundur, DPR akan Tinjau Regulasi Seleksi CPNS

Dengarkan bahasan selengkapnya di FOMO Sapiens pekan ini bersama Ian Hugen dan Aika Renata. Akan ada juga obrolan menarik terkait kampanye anti pacaran dan angka perkawinan anak.

*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

RAPBN 2023, Penanganan Pandemi Tak Lagi Jadi Prioritas?

Most Popular / Trending