Tinjau Vaksinasi di Pelabuhan Tanjung Emas, Ini Target Jokowi

"Kita harapkan adanya percepatan vaksinasi ini bisa melindungi para penumpang, petugas, para pelayan publik, para pekerja di Pelabuhan Tanjung Emas"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 11 Jun 2021 13:55 WIB

Author

Resky Novianto

Tinjau Vaksinasi di Pelabuhan Tanjung Emas, Ini Target Jokowi

Presiden Jokowi meninjau vaksinasi COVID-19 massal di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Twitter/@setkabgoid)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo menargetkan 4 ribu orang di sekitar Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah divaksin Covid-19 pekan ini.

“Siang ini kita melakukan vaksinasi sebanyak 1.000 orang, yang kita targetkan nanti satu minggu ini 4.000 dan kita harapkan adanya percepatan vaksinasi ini bisa melindungi para penumpang, petugas, para pelayan publik, para pekerja di Pelabuhan Tanjung Emas,” katanya, saat meninjau proses vaksinasi Covid-19 di Pelabuhan Tanjung Emas, Jumat (11/6/2021).

Jokowi mengatakan, vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat di Pelabuhan Tanjung Emas diperlukan, lantaran aktivitas pelabuhan sangat padat dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

"Mulai dari bongkar muat, pergerakan kapal, pergerakan penumpang, dan aktivitas petugas-petugas yang ada di pelabuhan, semuanya sangat tinggi," katanya.

Vaksinasi covid-19 ini, Jokowi berharap masyarakat di Pelabuhan Tanjung Emas terlindungi dari penularan Covid-19.

"Kita harapkan segera terjadi kekebalan komunal, herd immunity dan kita berharap semuanya penyebaran covid-19 bisa kita hambat dan kita hilangkan," pungkasnya.

Dalam kunjungannya ke Jawa Tengah itu, Presiden juga meninjau Bandara Jendral Besar Soedirman di Purbalingga. Ia juga didampingi Ibu Negara, Iriana Jokowi, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Mencari Solusi Krisis Pengelolaan Sampah di Indonesia

Kabar Baru Jam 8

Inspirasi Bisnis dari Aerostreet

Kian Merebak Covid Varian Delta