Kemenkes : Vaksinasi Tahap Kedua Dosis Pertama di Bali 100 Persen

"Kalau saat ini dari target yang tahap kedua kita capaian Bali itu untuk dosis pertama itu sudah 100 persen,"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 04 Jun 2021 15:05 WIB

Author

Astri Yuanasari

Kemenkes : Vaksinasi Tahap Kedua Dosis Pertama di Bali 100 Persen

ilustrasi vaksinasi bagi petugas pelayanan publik.

KBR, Jakarta - Juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengklaim, vaksinasi tahap kedua bagi kelompok prioritas di Provinsi Bali telah mencapai 100 persen, dosis pertama.

"Kalau saat ini dari target yang tahap kedua kita capaian Bali itu untuk dosis pertama itu sudah 100 persen," kata Nadia saat dihubungi KBR, Jumat (4/6/2021).

Nadia mengungkapkan, pemerintah menargetkan seluruh kelompok prioritas di Bali termasuk petugas pelayanan publik dan lanjut usia bisa mendapatkan vaksin covid-19 lengkap tahap II. Sebelum pelaksanaan vaksinasi tahap ketiga untuk masyarakat umum.

"Kalau targetnya saat ini 100 persen dari pemberi pelayanan publik, lansia, dan karena kan nanti kan kita sudah memulai vaksinasi untuk masyarakat umum nanti bulan Juli ya tapi mungkin Bali bisa lebih cepat. Tapi artinya kan work from Bali itu kan lebih pada juga bagaimana fasilitas-fasilitas di sana betul betul juga siap, jadi termasuk vaksinasi pada kelompok-kelompok pemberi pelayanan publik itu juga harus disiapkan," jelasnya.

Nadia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Bali juga untuk mendukung peningkatan perekonomian dari sektor pariwisata, mengingat, rata-rata masyarakat pulau Dewata menggantungkan hidupnya dari sektor ini.

Namun, Nadia mengingatkan, kebijakan work from Bali perlu diimbangi dengan pengetatan protokol kesehatan.

"Tanggung jawab pengawasan protokol kesehatan harus dilakukan lintas sektor oleh Satgas penanganan Covid-19 daerah Bali, dengan leading dari pemerintah daerah setempat," pungkasnya.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Dampak Tambang terhadap Lingkungan di Sulawesi Tenggara dan Tengah

NFT, New Kid on the Block (chain)

Kabar Baru Jam 8

Seruan Penolakan Bibit-Bibit Kekuasaan Mutlak