Kejar Target, Jokowi Minta Daerah Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal

"Dan kita ingin proses vaksinasi seperti yang dilakukan di Kabupaten Tangerang ini dalam jumlah banyak ini, dilakukan juga oleh provinsi lain, oleh kabupaten dan kota yang lain."

BERITA | NASIONAL

Rabu, 09 Jun 2021 14:16 WIB

Author

Wahyu Setiawan, Resky Novianto

Kejar Target, Jokowi Minta Daerah Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal

Presiden Joko Widodo didampingi Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Tangerang. (Foto; Antara/Fauzan)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo memerintahkan semua daerah untuk menggelar vaksinasi Covid-19 dalam jumlah banyak.

Vaksinasi secara massal ini dilakukan guna mengejar target vaksinasi 1 juta per hari.

"Dan kita ingin proses vaksinasi seperti yang dilakukan di Kabupaten Tangerang ini dalam jumlah banyak ini, dilakukan juga oleh provinsi lain, oleh kabupaten dan kota yang lain. Sehingga kecepatan kita mengejar 700 ribu per hari untuk Bulan Juni dan 1 juta per hari untuk vaksinasi ini bisa betul-betul kita kejar," kata Jokowi saat meninjau proses vaksinasi di Kabupaten Tangerang, Rabu (9/6/2021).

Jokowi juga meminta daerah lain mengatur manajemen vaksinasi di lapangan.

"Daerah provinsi lain juga bergerak secara cepat," tuturnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 4 Juni lalu, jumlah masyarakat yang sudah divaksin dosis I sebanyak 17,3 juta orang dan dosis II sebanyak 11,1 juta orang.

Sedangkan pada 8 Juni kemarin, 18,47 juta orang telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama. Dari jumlah tersebut, baru 11,39 juta orang yang sudah menerima dua dosis vaksin.

Sementara realisasi vaksinasi Covid-19 gotong royong per 30 Mei 2021 adalah 49 ribu jiwa untuk dosis pertama, menggunakan vaksin Sinopharm.

Sebelumnya, Pemerintah merencanakan vaksinasi terhadap 181,5 juta orang guna mencapai kekebalan kelompok. Jumlah itu ditargetkan tuntas akhir 2021.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Mencari Solusi Krisis Pengelolaan Sampah di Indonesia

Kabar Baru Jam 8

Inspirasi Bisnis dari Aerostreet

Kian Merebak Covid Varian Delta