Kasus COVID-19 DKI Jakarta Naik, DPRD Minta Pemprov Sidak Perkantoran

"Karena kita tahu daerah perkantoran itu daerah kota, Sudirman, Thamrin, Kuningan, TB Simatupang itu yang utama. Kalau dilakukan inspeksi mendadak, siapa sih yang tidak takut."

BERITA | NASIONAL

Senin, 14 Jun 2021 15:04 WIB

Author

Resky Novianto

Kasus COVID-19 DKI Jakarta Naik,  DPRD Minta Pemprov Sidak Perkantoran

Kawasan RSDC Wisma Atlet, Jakarta, Rabu (2/6/2021). (Antara/Rivan Awal)

KBR, Jakarta-    Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak meminta pemerintah provinsi, untuk kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak)  ke lokasi yang dianggap rawan terhadap pelanggaran aturan PPKM mikro. Anggota Fraksi PDIP ini menilai perkantoran, sebagai salah satu klaster yang patut diwaspadai.

Kata dia, sidak diperlukan untuk memastikan perkantoran diisi maksimal 50 persen karyawan.

"Perlu inspeksi mendadak, karena kita tahu daerah perkantoran itu daerah kota, Sudirman, Thamrin, Kuningan, TB Simatupang itu yang utama. Kalau dilakukan inspeksi mendadak, siapa sih yang tidak takut disegel kantornya. Ekonominya lumpuh, mesti bayar ganti (denda) Itu mesti dilakukan, karena memang masyarakat tidak bisa patuh dengan segera. Kalau klaster perkantoran ini ada faktor masyarakat sudah jenuh, ini yang harus kita ingatkan," ujar Gilbert ketika dihubungi KBR, Senin (14/6/2021).

Gilbert mengatakan mobilitas aktivitas karyawan perkantoran di Ibu Kota masih cukup tinggi saat pandemi. Menurutnya, hal ini harus tetap diantisipasi oleh pihak Pemprov DKI Jakarta. Ia pun mendorong agar sidak rutin dilakukan secara acak atau random ke wilayah padat perkantoran di Ibu Kota.

"Artinya kalau mereka (pekerja) datang ke daerah episentrum, ya kemungkinan mereka tertular. (Tapi) Kalau cuma sekali datang risiko kecil, tapi kalau enam kali seminggu karena kantor atau lima kali, tentu risikonya jauh lebih besar," tuturnya.

Sebelumnya, pada Kamis, 10 Juni 2021 untuk pertama kalinya penambahan kasus harian mencapai angka lebih dari 8.000 kasus, tertinggi sejak 25 Februari. Daerah yang mengalami peningkatan kasus paling besar adalah, DKI Jakarta mengalami peningkatan kasus sebesar 302% dalam 10 hari terakhir. 

Pada Sabtu pekan lalu, ada 2.455 kasus baru Covid-19 di Ibu Kota. Kasus aktif di Jakarta saat ini mencapai 17.444 orang.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10