Indonesia Perpanjang Durasi Karantina WNI dari Luar Negeri

Pemerintah Indonesia berencana menetapkan perpanjangan durasi karantina dari 5 kali 24 jam menjadi 14 kali 24 jam bagi pelaku perjalanan dari negara yang sedang mengalami krisis covid-19.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 04 Jun 2021 19:58 WIB

Author

Heru Haetami

Indonesia Perpanjang Durasi Karantina WNI dari Luar Negeri

ilustrasi situasi di bandara soekarno-hatta. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Pemerintah akan menambah durasi karantina bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang dari negara dengan status kritis Covid-19.

Menurut Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, aturan tersebut akan segera dikeluarkan melalui surat edaran Covid-19 Nasional.

"Mencegah importasi kasus, Pemerintah Indonesia berencana menetapkan perpanjangan durasi karantina dari 5 kali 24 jam menjadi 14 kali 24 jam bagi pelaku perjalanan dari negara yang sedang mengalami krisis covid-19. Hal ini akan segera dirangkum dalam surat edaran terbaru. Mohon menunggu rilis resminya," kata Wiku dalam siaran pers daring, Jumat (4/6/2021).

Wiku Adisasmito menegaskan, mekanisme skrining baik pengetesan maupun karantina untuk masuk dan keluar Indonesia harus dilakukan dengan baik.

Ia mengatakan, sebagai salah satu negara yang tengah dalam kondisi krisis Covid-19, perwakilan RI di Malaysia telah menyiapkan rencana kontinjensi demi memastikan langkah pemulangan yang penuh perlindungan bagi seluruh WNI dan pekerja migran Indonesia di Malaysia.

"Khusus untuk deportan pemerintah Indonesia telah meminta pada pemerintah Malaysia untuk melakukan pengulangan secara bertahap sesuai dengan besar risiko kesehatan," jelas Wiku.

Malaysia tengah menjalankan penguncian wilayah, atau lockdown total selama 2 pekan, mulai 1 hingga 14 Juni mendatang.

Lockdown dilakukan lantaran kasus penularan Covid-19 di sana kembali meningkat. Saat ini, kasus kumulatif covid-19 di Malaysia mencapai hampir 596 ribu kasus, dengan 3 ribu kematian.

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Dampak Tambang terhadap Lingkungan di Sulawesi Tenggara dan Tengah

NFT, New Kid on the Block (chain)

Kabar Baru Jam 8

Seruan Penolakan Bibit-Bibit Kekuasaan Mutlak