Kenormalan Baru, Masjid Istiqlal Mulai Digunakan Bulan Depan

"Tadi saya sudah mendapatkan informasi dari bapak Imam Besar masjid Istiqlal, bahwa direncanakan masjid Istiqlal akan dibuka nanti pada bulan Juli."

BERITA | NASIONAL

Selasa, 02 Jun 2020 10:47 WIB

Author

Dwi Reinjani

Kenormalan Baru, Masjid Istiqlal Mulai Digunakan Bulan Depan

Presiden Joko Widodo meninjau perkembangan renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta, Selasa (2/6/2020). (Antara/Akbar Nugroho)

KBR,  Jakarta- Presiden Joko Widodo pagi ini meninjau  renovasi besar masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Renovasi yang sudah berlangsung sejak 2019 ini mengalami keterlambatan, pasalnya hingga awal Juni renovasi baru mencapai 90 persen. Jokowi mengatakan adanya keterlambatan pengerjaan renovasi lantaran pandemi COVID-19 sempat menghentikan aktifitas.

“Apakah setelah selesai akan dibuka? Belum kita putuskan. Tetapi tadi saya sudah mendapatkan informasi dari bapak Imam Besar masjid Istiqlal, bahwa direncanakan masjid Istiqlal akan dibuka nanti pada bulan Juli. Tetapi keputusannya nanti ada di bapak imam besar Masjid Istiqlal.” Ujar Jokowi, di Masjid Istiqlal, Selasa (02/06/2020).

Kendati belum dipastikan akan dibuka pada Juli mendatang, Jokowi meminta kepada pengurus masjid untuk mempersiapkan protokol kesehatan. Menurut Jokowi, protokol kesehatan dan semua fasilitasnya agar saat dibuka pengunjung bisa mentaati peraturan yang ada. 

Kata dia, persiapan protokol kesehatan harus sudah mulai dipersiapkan di beberapa sarana publik seperti tempat ibadah dan perekonomian.

“Penyebaran COVID saat ini ditanah air memang belum semua provinsi wilayah bisa dikendalikan. Untuk itu semua pembukaan baik itu pembukaan tempat ibadah, pembukaan aktivitas ekonomi, sekolah semuanya melalui tahapan-tahapan yang ketat,” Ujar Jokowi.

Selain meninjau fasilitas masjid, Jokowi ditemani Menteri Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Muldjono juga meninjau sistem irigasi masjid hingga kali yang mengelilingi bangunan. Jokowi mengatakan renovasi masih berjalan sesuai rencana awal hanya ada sedikit keterlambatan dalam waktu pengerjaannya.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bersih-bersih Mafia Hukum dari Hulu Sampai Hilir