Minta Fasilitas Untuk Anak, Fadli Zon: Itu Inisiatif Staf Protokoler

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon berkilah tidak mengetahui sama sekali surat permintaan fasilitas bagi anaknya yang mengikuti kemah musim panas di New York.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 28 Jun 2016 11:57 WIB

Author

Ria Apriyani

Minta Fasilitas Untuk Anak, Fadli Zon: Itu Inisiatif Staf Protokoler

Pimpinan DPR, Setya Novanto (kiri) dan Fadli Zon (kanan) saat menghadiri kampanye calon presiden AS, Donald Trump. Foto: Youtube.com

KBR, Jakarta - Wakil Ketua DPR, Fadli Zon berkilah tidak mengetahui sama sekali surat permintaan fasilitas bagi anaknya yang mengikuti kemah musim panas di New York. Dia mengatakan, hal itu murni tindakan staf protokolernya. Fadli mengaku hanya minta stafnya menginformasikan Konsulat Jenderal Republik Indonesia soal kedatangan anaknya pada Minggu(12/6/2016).

"Saya kan tidak tahu juga. Memang kan ada protokoler. Saya kan punya hak protokoler. Tapi dalam hal ini saya juga tidak menggunakan hak protokoler saya. Saya hanya minta untuk diberitahukan ke pihak KJRI. Kejadian kemarin yang terjadi di Amerika dan tingkat kriminalitas yang tinggi tentu saya khawatir. Makanya saya beritahu KJRI bahwa ada anak saya, itu juga melalui staf saya," kata Fadli kepada awak media, Selasa (28/6/2016).

Fadli menampik jika dirinya mengetahui pengiriman faksimil dari Kepala Biro Kerjasama Antar Parlemen, Saiful Islam kepada KJRI New York. Sebagai informasi, dalam surat tersebut DPR meminta fasilitas penjemputan dan pendampingan selama anak Fadli, Shafa Sabila Fadli di New York.

Hingga saat ini Fadli belum mengklarifikasi keberadaan surat tersebut kepada Saiful. Ia justru menyayangkan surat tersebut disebarkan tanpa sensor pada nomor telepon anaknya.

"Anak saya mengeluh menerima banyak pesan. Ini mengganggu. Surat itu kan katanya dari sini ke KJRI. Faksimil kan langsung ke penerima. Ya kenapa bisa tersebar?" imbuhnya.

Sebelum ini, politisi Gerindra lainnya Rachel Maryam juga diketahui meminta fasilitas akomodasi ke Duta Besar Indonesia di Paris, dalam kunjungannya ke Ibukota Prancis.

Hal ini terungkap pasca beredarnya surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang meminta fasilitas akomodasi dan transportasi untuk anggota DPRD DKI yang ingin bepergian ke Australia bersama keluarganya.

Dalam suratnya tertanggal 18 Maret 2016, Rachel mengatakan beserta anggota keluarga enam orang, akan melakukan kunjungan ke Paris pada 20-24 Maret 2016. (qui) 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18