Eks Relawan Teman Ahok Tuding Pengurus Tak Transparan

"Sangat tidak ada. Kami sudah sempat bertanya. Itu bukan urusan loe, katanya. Lah kan sesama Teman Ahok juga,"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 22 Jun 2016 14:19 WIB

Author

Rio Tuasikal

Eks Relawan Teman Ahok  Tuding Pengurus Tak Transparan

Ilustrasi (foto: Antara)

KBR, Jakarta-  Sebanyak lima orang yang mengaku sebagai bekas relawan Teman Ahok menuding pengurus kelompok itu berbohong soal dana yang digunakan hanya Rp  2.984.487.838 selama Juni-Desember 2015. Bekas relawan mencatat pengeluaran kelompok itu seharusnya mencapai 9 miliar dalam enam bulan.

Salah satu bekas relawan, Paulus Romindo, mengatakan ada dana yang tidak dimasukan dalam laporan keuangan. Misalnya honor penanggjung jawab (PJ) pengumpulan KTP dan koordinator posko. Selain itu ada biaya operasional dan pengadaan barang yang tidak dimasukan. Pihaknya tidak tahu dari mana sumber dana tersebut.

"Kalau sumber dananya dari mana ya itu saya tidak tahu," jelas Salah satu bekas relawan, Paulus Romindo  kepada wartawan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/6/2016) siang.

Dia juga mengatakan tidak ada transparansi dari pengurus ke relawan.

"Sangat tidak ada. Kami sudah sempat bertanya. Itu bukan urusan loe, katanya.  Lah kan sesama Teman Ahok juga," ujarnya mengutip pembicaraan.

Paulus menjelaskan, setiap PJ kelurahan diberi honor 500 ribu per minggu dan bonus 500 ribu per bulan jika mencapai target 560 KTP. Sementara jumlah PJ kelurahan ada 153 orang. Ditambah ada 153 orang koordinator posko dengan honor 500 ribu per bulan. Sehingga, dalam setahun, Teman Ahok harus menggelontorkan Rp. 5.508.000.000.

Selain itu, Teman Ahok juga membeli printer untuk seluruh PJ, juga laptop dan smartphone untuk sekitar 40 PJ. Mereka menaksir angkanya mencapai Rp. 1.126.200.000. Sehingga ada total dana Rp. 6.634.200.000  yang tidak dilaporkan.

"Teman Ahok tidak demokratis dan transparan dalam keuangan," demikian pernyataan tertulis mereka.

Paulus mengatakan  siap dengan bukti-bukti seperti surat pengangkatan dan kuitansi. Mereka juga siap jika dituntut karena pernyataannya tersebut.


Rencananya pada sore ini Teman Ahok akan memberikan keterangan seputar pernyataan dari orang yang mengaku sebagai bekas relawannya.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Pemerintah akan Evaluasi Peningkatan Serapan Anggaran

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17