Kontras Desak Kapolri Usut Kasus Kekerasan Anak di Tuban

LSM pemerhati hak asasi manusia, Kontras mendesak kepolisian segera mengusut tuntas kasus dugaan penyiksaan dan penangkapan sewenang-wenang terhadap bocah berinisial VA di Tuban, Jawa Timur.

BERITA | NASIONAL | NASIONAL

Sabtu, 27 Jun 2015 19:09 WIB

Author

Ade Irmansyah

Kontras Desak Kapolri Usut Kasus Kekerasan Anak di Tuban

Kontras

KBR, Jakarta- LSM pemerhati hak asasi manusia, Kontras mendesak kepolisian segera mengusut tuntas kasus dugaan penyiksaan dan penangkapan sewenang-wenang terhadap bocah berinisial VA di Tuban, Jawa Timur.

Staf Divisi Sipil dan Politik Kontras, Arif Nurfikri mengatakan, penyelidikan yang dilakukan Polres Tuban sangat lambat karena hingga kini belum ada penetapan tersangka pelaku penyiksaan terhadap VA.  Padahal kata dia, Kontras memiliki bukti kuat terkait penyiksaan yang dilakukan anggota Polsek Widang, Tuban, Jawa Timur tersebut.

“Polda dan Polri bisa melakukan pengawasan, karenakan sampai saat ini dari pihak kepolisian belum menetapkan pelaku penyiksaan sebagai tersangka dalam kasus ini. Ini menjadi penting agar proses ini menjadi cepat mengingat bahwa ada beberapa oknum-oknum polisi kata pihak keluarga masih melakukan intimidasi sampai saat ini dengan mendatangi rumah korban,” ujarnya kepada KBR saat dihubungi.

Sebelumnya, LSM Kontras bakal mengadukan kasus penganiayaan yang dialami VA, remaja 13 tahun oleh seorang anggota Kepolisian Resort Tuban, Jawa Timur, ke sejumlah lembaga negara.

 Kontras sendiri sudah melaporkan kekerasan tersebut ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Editor: Erric Permana 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17