Jokowi Minta Aparat Beking Pengedar Narkoba Ditindak

Presiden Joko Widodo meminta aparat yang terlibat membantu pengedar narkoba ditindak tegas.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 26 Jun 2015 12:45 WIB

Author

Erric Permana

Presiden Jok Widodo. Foto: KBR/ Erric Permana

Presiden Jok Widodo. Foto: KBR/ Erric Permana

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta aparat yang membantu pengedar narkoba ditindak tegas. Dia mengatakan untuk memerangi narkoba, penegakan hukum harus efektif dan berani. 

Dia juga meminta tidak ada lagi Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang menjadi pusat peredaran narkoba. Itu sebab, menurut dia dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk memberantas narkoba.

"Dengan daya rusak seperti itu tidak ada pilihan lain untik menyatakan perang terhadap narkoba. Perang terhadap narkoba memerlukan kerjasama semua pihak, tidak hanya BNN tetapi semua harus turun tangan. Kita harus bersama-sama menata langkah kita," ujar Jokowi saat menutup peringatan hari anti narkoba internasional di Istana Negara, Jakarta.

Presiden Joko Widodo juga menargetkan pengguna narkoba yang direhabilitasi pada tahun depan mencapai 200 ribu orang. 

"Pencegahan secara lebih besar dari pusat ke daerah peningkatan upaya terapi, tahun lalu yang direhabilitasi 18 ribu,  tahun ini 100 ribu, tahun depan bisa 200rb, kalau siap taahun depan kita lipatkan lagi karena kita kejar-kejaran dengan peningkatan penguna," tambahnya

Dia juga menginstruksikan adanya peningakatan pengawasan di pelabuhan dan mengenali modus penyelundupan baru, kasus narkoba.


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 10

Samoa Menetapkan Status Darurat Campak

Laporan Prakiraan Cuaca Sepekan Ke Depan Dari BMKG

Bakal Eksklusif, Masuk Pulau Komodo Mesti Pakai Membership?

Kabar Baru Jam 8