ESDM : Dua Blok Migas Besar Sedang Proses

Dalam setahun ini, sudah mengambil alih lima blok.

BERITA | NASIONAL | NASIONAL

Jumat, 19 Jun 2015 14:33 WIB

Author

Ade Irmansyah

Menteri ESDM, Sudirman Said. Foto: Antara

Menteri ESDM, Sudirman Said. Foto: Antara

KBR, Jakarta - Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) mengaku bakal membebaskan dua blok sumber energi dalam waktu dekat. 

Menteri ESDM, Sudirman Said, kedua Blok tersebut adalah Blok Sanga-Sanga, di Kalimantan Timur yang dikelola oleh Virginia Indonesia Company (VICO) dan Blok Rokan, di Riau yang dikelola oleh Chevron Pacific Indonesia. Kementerian sudah berhasil mengambilalih lima blok dalam kurun waktu kurang dari setahun. Dia berharap langkah ini bakal maksimal memberikan keuntungan kepada Indonesia.

“Selama tujuh bulan pemerintahan ini, lima blok sudah diputuskan kelanjutannya, yaitu blok Pase, blok Gebang, kemudian WNWJ, Kampar dan sekarang yang paling besar blok Mahakam. Peraturan Menteri Tahun 15 tahun 2015 memungkinkan proses pengambilan keputusan ini berjalan dengan transparan dengan predikteble dan seluruh tahapan kita komunikasikan kepada masyarakat. Jadi tidak ada lagi hal-hal yang perlu disembunyikan. Kedepan blok-blok besar yang akan selesai juga masa kontraknya antara Sanga-Sanga dan Cevron di Riau,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Kemen ESDM, Jumat (19/6/2015). 

Sebelumnya, Pemerintah lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memutuskan pembagian pengelolaan blok Mahakam 70 persen dipegang oleh dalam negeri. Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan, pengelola lama yaitu Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation, diberikan porsi sebesar 30 persen. Sementara 70 persen pengelolaannya itu nantinya akan diserahkan kepada PT Pertamina dan BUMD di Kalimantan Timur. Pembagian prosentasenya baru dibicarakan pekan depan. Dia berharap, Pertamina harus betul-betul berperan sebagai operator yang mengontrol mayoritas saham. 

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pilkada Serentak Diwarnai Calon Tunggal