Pilkada Lebak: Akil Mochtar Akui Minta Rp. 3 Milyar

KBR, Jakarta

NASIONAL

Senin, 02 Jun 2014 19:30 WIB

Author

Wiwik Ermawati

Pilkada Lebak: Akil Mochtar Akui Minta Rp. 3 Milyar

akil, mochtar, lebak

KBR, Jakarta – Bekas ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar kembali hadir dalam sidang pengadilan korupsi Pilkada Lebak, Banten di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Senin (2/6) hari ini.

Terdakwa dugaan korupsi sengketa Pilkada Banten, Akil Mochtar meminta uang senilai Rp 3 miliar kepada Tubagus Chaeri Wardana melalui pengacara Susi Tur Handatani.

Uang tersebut digunakan untuk memuluskan sengketa Pilkada di 3 daerah di Banten yaitu Lebak, Serang dan Tangerang. Hal ini diakui Akil dalam perisidangan.

Namun Susi Tur Handayani hanya mampu memberikan Rp 1 miliar untuk memuluskan sengketa Pilkada tersebut. Meski begitu, Akil Mochtar berkeras dirinya tidak sengaja memenangkan pasangan Amir-Kasmin, lantaran Pilkada di Lebak Banten memang terjadi pelanggaran sehingga harus dilakukan pemilihan ulang.

“Kita lihat SMS tangal 1 Oktober dari Bu Susi ke pak Akil yang isinya menyatakan: Asalamualaikum, Ibu Atut sedang pergi ke Singapura. Barang yang siap yaitu 1 ekor saja untuk lebak jam 14.00, tunggu perintah Bapak saja, lalu yang Serang barang akan segera menyusul. Kalau yang di Tangerang saya tidak ikut mengurus. Tetapi pak Akil menjawab: tidak bisa kalau segitu, ya sudah berarti tidak saja,” papar Akil dalam persidangan.

Sebelumnya dalam kasus sengketa Pilkada di Lebak Akil Mochtar didakwa telah menerima suap Rp 1 miliar dari Tubagus Chaeri Wardana. Sementara itu, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Tubagus Chaeri Wardana dan Susi Tur hadayani dengan pidana masing-masing 10 dan 7 tahun penjara.


Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10