Penghematan Anggaran, Kurangi Subsidi Listrik dan Energi

KBR, Jakarta

NASIONAL

Rabu, 18 Jun 2014 22:59 WIB

Author

Nur Azizah

Penghematan Anggaran, Kurangi Subsidi Listrik dan Energi

apbnp, subsidi listrik, energi


KBR, Jakarta – Badan Anggaran DPR menyetujui penghematan anggaran belanja negara dalam APBN Perubahan 2014 sebesar Rp1.876,9 triliun. Penghematan ini antara lain dengan mengurangi subsidi listrik sebesar Rp 3,3 triliun.

Ketua Badan Anggaran DPR Ahmadi Noor Supit mengatakan, penurunan subsidi listrik tahun ini mengakibatkan kenaikan tarif listrik, termasuk pada golongan rumah tangga.

“Sedangkan untuk subsidi listrik berhasil diturunkan menjadi sebesar Rp 103,8 triliun dari Rp 107,1 triliun. Namun sebenarnya subsidi listrik tahun berjalan setelah dilakukan penghematan adalah sebesar Rp 85,8 triliun, sedangkan sisanya adalah kekurangan subsidi tahun sebelumnya sebesar Rp 21,8 triliun dan carry over ke tahun berikutnya sebesar Rp 3,7 triliun. Kebijakan subsidi listrik dalam tahun 2014 adalah dengan menaikkan tarif listrik sehingga pemberian subsidi listrik di tahun 2015bhanya diberikan kepada golongan R1450VA dan R1900VA,” kata Ahmadi dalam sidang paripurna pengesahan APBN Perubahan 2014 di Senayan, Rabu malam (18/6)

Penghematan belanja negara juga mengakibatkan pengurangan subsidi BBM, BBN, dan LPG tabung 3 kilogram dari Rp 285 triliun menjadi Rp 246,5 triliun. Imbas dari penurunan subsidi BBM juga menurunkan volume BBM bersubsidi menjadi 46 juta kiloliter dari 48 Juta kiloliter. (Baca juga: Banyak Anggota DPR Absen, Pengesahan APBN-P Ditunda)

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10