Muchdi Pr Bantah Terlibat Tim Mawar

KBR, Jakarta - Bekas Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Muchdi Purwoprandjono membantah terlibat dalam Tim Mawar yang menjadi dalang penculikan aktivis 1998.

NASIONAL

Kamis, 26 Jun 2014 16:16 WIB

Author

Ade Irmansyah

Muchdi Pr Bantah Terlibat Tim Mawar

Muchdi, penculikan, Mawar

KBR, Jakarta - Bekas Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Muchdi Purwoprandjono membantah terlibat dalam Tim Mawar yang menjadi dalang penculikan aktivis 1998.

Kuasa Hukum Muchdi PR, Muhammad Fathir mengatakan, kliennya saat itu masih menjabat sebagai Pangdam Tangjungpura, Kalimantan di tahun 1998. Dia juga membantah jika kliennya masuk dalam putusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang diberhentikan dari segala aktifitas ketentaraan pada saat itu. Pasalnya saat itu Muchdi masih menjabat sebagai Wakil Inspektorat Jenderal TNI sampai tahun 2001 dan baru pensiun pada tahun 2008.

“Jadi tidak ada hubungannya dengan Kopassus. Setelah di akhir Bulan Maret seingat saya, beliau baru menjabat sebagai Danjen Kopassus, namun pada saat terjadi aktifitas penyulikan dan sebagainya itu beliau masih menjabat sebagai Pangdam. Sampai dengan hari ini beliau tidak pernah diperiksa dan tidak pernah sebagai terperiksa di Dewan Kehormatan Perwira apalagi sampai dengan diberhentikan dalam tugas sebagai prajurit TNI. Pada saat beliau berhenti sebagai Danjen Kopassus beliau diberi tugas baru sebagai Wairjen TNI sampai dengan tahun 2001 dan sampai dengan 2003 dia bertugas BIN," Ujarnya kepada wartawan di Hotel Intercontinental.

Sebelumnya, kuasa hukum calon presiden Prabowo Subianto, Elsa Syarief mengatakan bahwa Muchdi Pr terlibat dalam kasus penculikan tersebut. Dengan pernyataan Elsa Syarief ini maka Muchdi Purwoprandjono bakal menggugat Elsa Syarief.

“Ini berupa fitnah dan menyesatkan terhadap klien kami, dan kami akan menindak tegas dan menempuh upaya hukum pada seluruh pihak-pihak yang telah menyebarkan fitnah tersebut sehingga menyebabkan kerugian terhadap klien kami Muchdi PR. Kita menyampaikan fakta yang terjadi seperti apa. Kita meyampaikan fakta, bahwa keterlibatan Muchdi PR pada saat penculikan yang dilakukan tim mawar tersebut tidak benar, kita tentu akan mengambil upaya hukum atas perbuatan fitnah dan pencemaran nama baik itu, “ ujar Muhammad Fathir kepada wartawan di Hotel Intercontinental, Rabu (25/3). 


Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Mendirikan Bangunan yang Cerdas dan Hijau untuk Ibu Kota Baru

Pemkot Balikpapan Klaim Sampah Kantong Plastik Berkurang

Kabar Baru Jam 10