covid-19

Istana Selidiki Keterlibatan Staf Ahli Presidan di Kasus Obor Rakyat

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan Sekretariat Kebinet ikut menginvestigasi keterlibatan Asisten Staf Alhi Presiden Bidang Otonomi, Setyardi Budiono dalam penerbitan Tabloid Obor Rakyat.

NASIONAL

Selasa, 24 Jun 2014 11:59 WIB

Author

Abu Pane

Istana Selidiki Keterlibatan Staf Ahli Presidan di Kasus Obor Rakyat

obor rakyat, bawaslu, pilpres

KBR, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan Sekretariat Kebinet ikut menginvestigasi keterlibatan Asisten Staf Alhi Presiden Bidang Otonomi, Setyardi Budiono dalam penerbitan Tabloid Obor Rakyat. 


Juru Bicara Presiden Julian Pasha menjelaskan, investigasi dilakukan guna melihat ada tidaknya pelanggaran Peraturan Setkab yang dilakukan Setyardi lewat tabloid tersebut. Pemberitaan Tabloid Obor  diduga sebagai bentuk kampanye hitam pemiliihan presiden 2014 dan memuat isu SARA.


"Sedang dilakukan investigasi internal di dalam kabinet. (Ada kemungkinan Setyardi diberhentikan?)Nanti kita lihatlah. Ini kan sedang ditelusuri. Yang pasti kan itu sudah ditangi kepolisian. Kita serahkan pada proses hukumlah," ujar Julian di Jakarta, Selasa (24/6).


Sebelumnya Tim Sukses Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melaporkan Asisten Staf Ahli Presiden Bidang Otonomi Setyardi Budiono ke kepolisian Indonesia. 


Setyardi yang menjabat Pemimipin Tabloid Obor Rakyat dituding memfinah Jokowi. Sebab dalam tabloid tersebut Jokowi disebut penipu. Ibu Jokowi bahkan dituding sebagai istri simpangan orang Tionghoa. Setyardi sendiri sudah diperiksa sebagai saksi oleh polisi.Usai diperiksa, Setyardi mengklaim berita Tabloid Obor sudah berimbang.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

UU Cipta Kerja Bermasalah, Formil dan Materiil

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17