Intelejen Polisi Awasi Ormas Selama Ramadhan

KBR, Jakarta - Markas Besar Kepolisian Indonesia (Mabes Polri) mengklaim sudah memiliki peta daerah rawan sweeping organisasi masyarakat saat bulan Ramadhan.

NASIONAL

Rabu, 25 Jun 2014 13:26 WIB

Author

Rio Tuasikal

Intelejen Polisi Awasi Ormas Selama Ramadhan

razia, ormas, puasa

KBR, Jakarta - Markas Besar Kepolisian Indonesia (Mabes Polri) mengklaim sudah memiliki peta daerah rawan sweeping organisasi masyarakat saat bulan Ramadhan.

Juru Bicara Mabes Polri, Agus Rianto, mengatakan pihaknya akan mencegah tindakan main hakim sendiri anggota ormas. Namun, Agus menolak menyebutkan nama daerah rawan yang dimaksud.

"Tentunya data-data itu sudah kami miliki. Teman-teman saya dari intelejen sudah bekerja keras untuk melakukan langkah-langkah pendahuluan. Sehingga dari data-data tersebut kami lakukan analisa, dan nanti akan kami putuskan atau kami keluarkan arahan kepada jajaran," kata Agus saat dihubungi KBR, Rabu (25/6) siang.

Juru Bicara Mabes Polri, Agus Rianto menambahkan, kepolisian akan menindak tegas organisasi masyarakat yang melakukan sweeping saat Ramadhan. Kata dia, pihaknya akan menjerat anggota ormas yang merusak atau melukai warga. Kepolisian juga meminta masyarakat umum menjaga ketertiban di bulan Ramadhan yang akan datang beberapa hari mendatang.

Sebelumnya Ormas FPI Bandung Raya mengancam akan merazia tempat hiburan dan pabrik minuman keras selama bulan Ramadhan. Namun, Kepolisian dengan tegas menyatakan ormas tersebut tak punya kewenangan untuk melakukan razia. Kepolisian bakal menahan anggota ormas yang terlibat razia selama bulan Ramadhan.

Editor: M Irham

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Keluarkan Biaya Sendiri untuk Visum

Tantangan Dalam Reintegrasi Eks-Napiter dan Orang Yang Terpapar Paham Radikalisme

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14