Bahas Kasus HAM, Komnas HAM Undang Capres-Cawapres Pekan Depan

KBR, Jakarta- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia bakal mengundang dua pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk berdiskusi pekan depan. Anggota Komnas HAM Nurkholis mengatakan, Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta diundang untuk menyampaikan pendapat mereka

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 14 Jun 2014 14:01 WIB

Author

Evelyn Falanta

Bahas Kasus HAM, Komnas HAM Undang Capres-Cawapres Pekan Depan

komnas, ham, pemilu, capres, cawapres

KBR, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia bakal mengundang dua pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk berdiskusi pekan depan. Anggota Komnas HAM Nurkholis mengatakan, Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta diundang untuk menyampaikan pendapat mereka terhadap penyelesaian masalah HAM di Indonesia. "Rencananya pekan depan ya kita akan mengundang capres maupun timses untuk melakukan diskusi atau debat dikantor Komnas HAM. Kalau isu HAM yang dibahas soal politik sama sosial budaya, jadi lebih luas ya," tutur Nurkholis kepada KBR, Sabtu (14/6).

Anggota Komnas HAM, Nurkholis menambahkan, saat ini Komnas HAM masih mengurus penyampaian undangan itu ke masing-masing tim sukses pasangan capres-cawapres. Isu Hak Asasi Manusia tidak menjadi pembahasan tersendiri dalam debat capres-cawapres yang telah dijadwalkan KPU. KPU beralasan materi HAM sudah masuk dalam subtema debat.

Sebelumnya Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, mendesak agar Komisi Pemilihan Umum memasukkan materi perdebatan soal masalah HAM dalam debat calon presiden dan calon wakil presiden 2014. Komnas HAM meminta agar KPU tidak diksriminatif terhadap Komnas HAM. "Komnas HAM ingin mengawal agar para kandidat punya agenda dalam perspesktif HAM," ujar anggota Komnas HAM, Nur Kholis, saat bertemu Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie, di Gedung BAWASLU, Jakarta Pusat, Kamis (5/6/2014).

Nur Kholis mengatakan, para capres-cawapres harus memiliki pandangan terhadap penyelesaian persoalan terkait masalah HAM di Indonesia. Komnas HAM, kata dia, memiliki tanggung jawab kepada masyarakat tentang komitmen capres-cawapres terhadap penyelesaian kasus HAM. 

Sementara anggota Komnas HAM lainnya, Roichatul Aswidah, menyebut ada tujuh poin yang diminta agar soal HAM dimasukkan dalam materi debat capres-cawapres. Diantaranya, pelanggaran HAM masa lalu, konflik agraria di berbagai daerah, konflik dan kekerasan di Papua, perlindungan hak-hak kaum minoritas, masalah hukuman mati, percepatan reformasi di tiga sektor, yakni lembaga kepolisian, koorporasi tambang dan perkebunan, serta penyelenggara daerah, dan yang terakhir jaminan hak ekonomi, sosial, budaya. Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie mengaku setuju dan akan menyampaikan usul Komnas HAM ke KPU. (Baca juga: Pekan Depan, Komnas HAM Rilis Evaluasi Visi-Misi HAM Capres)

Editor: Irvan Imamsyah

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini