Aktivis 98 Akan Laporkan Menpora ke Mabes Polri

KBR, Jakarta - Jaringan aktivis 98 melaporkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo ke kepolisian terkait pelarangan penggunaan gedung Graha Pemuda Kemenpora.

NASIONAL

Selasa, 24 Jun 2014 19:30 WIB

Author

Ade Irmansyah & Nur Azizah

aktivis, 1998, menpora

KBR, Jakarta - Jaringan aktivis 98 melaporkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo ke kepolisian terkait pelarangan penggunaan gedung Graha Pemuda Kemenpora. Gedung tersebut sedianya akan digunakan untuk pertemuan para aktivis 98, Selasa (23/6) hari ini.

Ketua Panitia Pertemuan Nasional Jaringan aktivis 98, Faisal Rachman menyatakan pihaknya tengah mempersiapkan laporkan tersebut agar segera disampaikan ke Mabes Polri.

Mereka akan melaporkan Kapolda Metro Jaya, Kapolres Jakarta Pusat dan Menpora, Roy Suryo  agar dicopot dari jabatannya karena dianggap menghambat kebebasan berpendapat.

Sebelumnya, Jaringan aktivis 98 yang awalnya akan mengadakan pertemuan nasional untuk memberikan sikap menolak pencalonan Capres Prabowo di Graha Pemuda Kemenpora, Jakarta batal dilakukan. Padahal pertemuan yang dilakukan Selasa (24/6) hari ini telah mengantongi izin dan juga dihadiri kurang lebih 500 aktivis 1998 dari seluruh Indonesia. Alasan Kemenpora menolak penggunaan gedung adalah ada ketidaksesuaian antara izin penggunaan dengan tema pertemuan.

Menanggapi hal ini kubu kandidat pasangan Capres- Cawapres nomor urut satu menilai penolakan aktivis 98 terhadap pencalonan Prabowo- Hatta tak beralasan. Purnawirawan yang juga bekas Menteri Penerangan Yunus Yosfiah mengatakan, pencalonan Prabowo sebagai Presiden sudah melalui tahapan seleksi oleh KPU. Yunus menyesalkan penolakan aktivis 98 yang justru muncul pada Pemilihan Presiden tahun ini.

“Kita harus melihat bahwa pak Prabowo itu sudah melewati verifikasi.  Pada saat berpasangan dengan Megawati tidak ada yang ribut. Tapi begitu tidak berpasangan malah berhadap hadapan malah ribut. Saya minta kalian jernih. Ada apa sebetulnya itu. Jernih melihatnya. Siapa dibalik ini sebetulnya,” kata Yunus usai menghadiri deklarasi dukungan kepada Prabowo-Hatta di Rumah polonia, Selasa (24/06) hari ini.


Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aplikasi LAPOR Dinilai Tidak Efektif Tanggapi Laporan Masyarakat