Komnas HAM Ajak Tiga Lembaga Pantau Persidangan Cebongan

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) menggandeng Komisi Yudisial, LPSK dan Mahkamah Konstitusi untuk mengawasi langsung sidang perdana kasus penyerbuan penjara Cebongan besok.

NASIONAL

Rabu, 19 Jun 2013 19:12 WIB

Author

Ade Irmansyah

Komnas HAM Ajak Tiga Lembaga Pantau Persidangan Cebongan

cebongan, komnas ham, portalkbr

KBR68H, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) menggandeng Komisi Yudisial, LPSK dan Mahkamah Konstitusi untuk mengawasi langsung sidang perdana kasus penyerbuan penjara Cebongan besok. Ketua Komnas HAM, Siti Noor Laela mengatakan, tujuannya agar proses persidangan bisa dilakukan dengan transparan. Selain itu, mengantisipasi tekanan terhadap saksi dan korban yang sebelumnya enggan bersaksi dalam persidangan.

“Jadi hari ini, pagi ini tadi kami juga berkoordinasi dengan KY, LPSK dan seyogyanya kami juga mengundang Mahkamah Agung, tapi MA tidak bisa hadir, untuk melakukan koordinasi dalam proses pemantauan dan kalau LPSK pada perlindungan saki korbannya. Jadi kami Komnas Ham berinisiatif untuk melakukan koordinasi itu, tadi pagi sudah. Dan besok Komnas Ham dan KY akan hadir dalam proses persidangan," kaya Siti Noor Laela kepada wartawan saat jumpa pers.

Ketua Komnas HAM, Siti Noor Laela menambahkan, Mahkamah Agung (MA) telah mengijinkan LPSK untuk menggelar persidangan melalui teleconference. Jadi, tidak ada alasan bagi Peradilan Militer untuk tidak meminta keterangan saksi melalui teleconference. Pasalnya, struktur Peradilan Militer berada di bawah Mahkamah Agung.


Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8