Indonesia Belum Layak Dapat Penghargaan FAO

FAO akan memberikan penghargaan swasembada pangan kepada Indonesia, karena meningkatkan jumlah pangan mencapai target MDGs. Namun Indonesia dianggap belum layak menerima penghargaan karena target swasembada belum tercapai.

NASIONAL

Sabtu, 08 Jun 2013 12:48 WIB

Author

Wiwik Ermawati

Indonesia Belum Layak Dapat Penghargaan FAO

FAO, swasembada pangan, Indonesia

KBR68H, Jakarta - Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan menilai Indonesia belum pantas mendapat penghargaan dari Badan Pangan Dunia FAO.

Indonesia seharusnya mencapai swasembada pangan pada 2014 lebih dulu sebelum menerima penghargan dari FAO.

Manager Advokasi dan Kampanye Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan Said Abdullah mengatakan, hingga

saat ini target swasembada pangan terhadap beberapa komoditas seperti jagung, kedelai, dan daging masih belum tercapai.

"Jagung itu targetnya 29 juta ton, hari ini baru 17 juta ton. Kemudian kedelai targetnya tahun 2014 sebanyak 2,7 juta ton, tapi hari ini baru ada 783 ribu ton. Yang paling menyedihkan itu daging. Daging itu targetnya 0.6 juta ton 2014, tapi hari ini hanya 465 ribu ton, dan itu juga campuran dari produk impor," kata Said saat dihubungi KBR68H.

Pada pertengahan Juni nanti Indonesia akan menerima penghargaan dari FAO terkait keberhasilan Indonesia dalam mencapai target Millenium Development Goals (MDG) lebih awal dari waktu yang ditentukan.

Indonesia adalah salah satu dari 35 negara yang akan menerima penghargaan tersebut.

Menurut FAO, Indonesia berhasil meningkatkan jumlah pangan dan akses terhadap pangan kepada penduuduknya.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pilkada Serentak Diwarnai Calon Tunggal