Cegah PNS Korup, Pemerintah Siapkan Aturan Hukuman Berjenjang

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengusulkan pemberian hukuman berjenjang bagi PNS yang tersangkut kasus korupsi dan pidana lainnya.

NASIONAL

Jumat, 07 Jun 2013 19:05 WIB

Author

Yudi Rachman

Cegah PNS Korup, Pemerintah Siapkan Aturan Hukuman Berjenjang

korupsi, PNS, ditjen pajak, gayus tambunan

 KBR68H, Jakarta– Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengusulkan pemberian hukuman berjenjang bagi PNS yang tersangkut kasus korupsi dan pidana lainnya. Juru Bicara Kemenpan RB Muhammad Immanudin menjelaskan, hukuman berjenjang itu berlaku untuk kesalahan seperti korupsi yang dilakukan di Ditjen Pajak dan Kementerian Keuangan. Kata dia, hukuman berjenjang akan memberikan efek jera. Menurut dia, hukuman berjenjang akan menghukum jajaran PNS dari atasan hingga bawahan.

“Yang kita tawarkan adalah tanggung jawab tanggung renteng kepada Ditjen Pajak ini artinya tanggung renteng itu, artinya kalau staf yang melakukan itu berapa komando di atasnya juga harus bertanggung jawab. Jadi staf, kepala seksi, kepala sub direktorat juga harus bertanggung jawab bahkan sampai direkturnya. Iya semua harus mendapatkan sanksi sesuai dengan kesalahannya,” ucap Juru Bicara Kemenpan RB Muhammad Immanudin.

Juru bicara Kemenpan RB Muhammad Immanudin. Sebelumnya, banyak PNS di Ditjen Pajak yang ikut terlibat dalam kasus penyuapan dan korupsi lolos dari hukuman pidana dan pemecatan. Beberapa kasus penyuapan perpajakan hanya menghukum orang yang tertangkap tangan. Beberapa diantaranya adalah Gayus Tambunan. Sementara kasus terbaru adalah ditangkapnya Eko Darmayanto untuk kasus suap pajak PT The Master Steel.

Editor: Suryawijayanti

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Inisiatif Daur Pangan di Masa Pandemi

Mama 'AW': Menerobos Semak Berduri

Kabar Baru Jam 8

Waspada Peningkatan Kekerasan terhadap Perempuan di Dunia Siber