Bubarkan Forum Pemred!

Pemimpin Redaksi KBR68H, Heru Hendratmoko mendesak Forum Pemimpin Redaksi atau Pemred dibubarkan. Heru meminta kepada pemred Tempo sekaligus penggagas forum Wahyu Muryadi, untuk mengumumkan pembubaran di depan para pengurus. Menurut Heru, Forum Pemred re

NASIONAL

Rabu, 19 Jun 2013 15:33 WIB

Author

arin swandari

Bubarkan Forum Pemred!

forum pemred, kbr68h, tempo, wahyu muryadi, heru hendratmoko

KBR68H, Jakarta - Pemimpin Redaksi KBR68H, Heru Hendratmoko mendesak Forum Pemimpin Redaksi atau Pemred dibubarkan. Heru meminta kepada pemred Tempo sekaligus penggagas forum Wahyu Muryadi, untuk  mengumumkan pembubaran di depan para pengurus. Menurut Heru, Forum Pemred rentan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. 

"Akan jadi alat. Saya khawatir betul kalau ini dilembagakan akan jadi alat. Alat kepentingan yang ada di dalamnya. Itu masalahnya karena kita tidak bisa menjamin di dalam Forum Pemred tidak ada pemain-pemain yang nakal. Memanfaatkan nama lembaga ini untuk kepentingan pribadi maupun kelompoknya. Itu tidak bisa dikendalikan sebenarnya, " kata Heru dalam Program Sarapan Pagi KBR68H (baca wawancara selengkapnya di sini)

Pemimpin Redaksi KBR68H, Heru Hendratmoko menambahkan kelembagaan pemimpin redaksi  hanya terjadi di Indonesia. Jika para pemimpin redaksi membutuhkan ruang untuk dialog, kata Heru, bisa dilakukan kapan saja tanpa perlu membentuk lembaga .

Pekan lalu Forum Pemred yang baru saja berusia setahun mempertemukan para pemimpin redaksi di hotel mewah Bali, dengan beragam fasilitas gratis dari sponsor. Pertemuan itu dikritik karena bisa membuat media tak lagi independen. Salah satu penggagasnya sekaligus ketua Forum Wahyu Muryadi dari Tempo memutuskan mundur untuk menjawab kritik tersebut.

Editor: Antonius Eko

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aplikasi LAPOR Dinilai Tidak Efektif Tanggapi Laporan Masyarakat

Kabar Baru Jam 15

Perlukah Sertifikasi Pernikahan?