BBM Naik, Kenaikan Tarif Angkutan 35 Persen !

NASIONAL

Rabu, 19 Jun 2013 21:34 WIB

Author

Ade Irmansyah

BBM Naik, Kenaikan Tarif Angkutan  35 Persen !

bbm, tarif angkutan umum, portalkbr


KBR68H, Jakarta - Organisasi Angkutan Darat (Organda) memastikan kenaikkan tarif angkutan umum akan sebesar 35 persen. Sekretaris Jenderal Organda, Ardyansyah mengatakan, kenaikan tarif itu bertolok pada kenaikkan suku cadang dan BBM bersubsidi. Kata dia, tarif baru ini akan mulai berlaku bersamaan dengan mulai naiknya harga BBM bersudsidi.

“Dilihat dari perhitungan tekhnis, kenaikan itu berkisar dari 30 sampai 35 persen, jadi bergantung kepada jenis pelayanan angkutannya. Kan ada Antar Kota Antar Provinsi, kemudian Antar Kota Dalam Provinsi dan Angkutan Perkotaan dan Pedesaan. Ketetapan kenaikkan tarif itu ditetapkan apabila itu tarif AKAP Antar Kota Antar Provinsi ditetapkan melalui Kementerian Perhubungan, untuk tarif Antar Kota Dalam Provinsi ditetapkan oleh Gubernur, dan tarif Angkutan Perkotaan dan Pedesaan itu oleh bupati atau walikota." kata Ardiyansyah kepada KBR saat di hubungi.

Sekretaris Jenderal Organda Ardyansyah menjanjikan, perbaikan pelayanan angkutan umum setelah tarif baru diterapkan. Besaran kenaikan tersebut juga dapat berubah apabila pemerintah pusat atau daerah dapat memberikan subsidi atau insentif kepada angkutan umum. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jakarta memberikan kebebasan kepada angkutan umum untuk menaikkan tairf setelah Presiden resmi menaikan harga BBM bersubsidi. Namun, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta, pengelola angkutan umum meningkatkan pelayanan dan memperbaiki armada.

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bawaslu Temukan Banyak Pelanggaran Saat Tahapan Pilkada