Bagikan:

Mendagri: 170 Kepala Daerah Habis Masa Jabatan September

"Jadi eselon II yang berminat jadi bupati walikota daftar, nanti dites,"

NASIONAL

Jumat, 26 Mei 2023 12:30 WIB

170 Kepala Daerah berakhir jabatannya

Tangkapan layar Mendagri Tito Karnavian di Rakor Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2023 di Jakarta, Kamis (25/05/23). (BNPP)

KBR, Jakarta–   Sebanyak 170 kepala daerah, baik gubernur bupati maupun walikota bakal berakhir masa jabatannya di tahun ini. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan dari jumlah tersebut, 17 di antaranya merupakan gubernur dari berbagai provinsi di tanah air dan sisanya merupakan bupati dan walikota.

"Semuanya 17, ini banyak sekali. Totalnya 170 kepala daerah, bulan September ini. Jadi eselon II yang berminat jadi bupati walikota daftar, nanti  dites," kata Tito di Rakor Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2023 di Jakarta, Kamis (25/5/2023).

Mendagri Tito Karnavian menambahkan, pemerintah nantinya akan menunjuk penjabat (Pj) kepala daerah, gubernur, wali kota dan bupati untuk mengisi posisi yang kosong hingga Pilkada 2024.

Tito mengatakan para pejabat eselon I yang berminat menjadi pj gubernur dan pejabat eselon II yang berkeinginan menjabat Pj bupati atau wali kota agar mendaftarkan diri.
 
Baca juga:

Sebelumnya, para gubernur yang habis jabatannya antara lain Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Gubernur Lampung Arinal Junaidi.

Kemudian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Pawaransa, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Selain itu ada Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Gubernur Maluku Murad Ismail, dan Gubernur Papua Lukas Enembe (nonaktif).

Lalu Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, dan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba.

 

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Bedah Prospek Emiten Energi dan EBT

Google Podcasts Ditutup Tahun Depan

Kabar Baru Jam 7

30 Provinsi Kekurangan Dokter Spesialis

Kabar Baru Jam 8

Most Popular / Trending